Pemkab OKU Timur Rekrut Calon Siswa Sekolah Rakyat, Beri Akses Pendidikan Gratis bagi Anak Kurang Mampu

Pemerintah Kabupaten OKU Timur membuka pendaftaran calon siswa Sekolah Rakyat, program strategis nasional untuk pemerataan akses pendidikan gratis bagi keluarga kurang mampu dan anak putus sekolah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab OKU Timur Rekrut Calon Siswa Sekolah Rakyat, Beri Akses Pendidikan Gratis bagi Anak Kurang Mampu
Pemerintah Kabupaten OKU Timur membuka pendaftaran calon siswa Sekolah Rakyat, program strategis nasional untuk pemerataan akses pendidikan gratis bagi keluarga kurang mampu dan anak putus sekolah. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, secara resmi memulai proses rekrutmen calon siswa untuk program Sekolah Rakyat. Inisiatif ini menargetkan keluarga kurang mampu dan anak-anak yang putus sekolah di wilayah tersebut. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial OKU Timur, Andi Candra, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional. Program ini dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Tujuannya adalah untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari latar belakang ekonomi yang kurang beruntung.

Pendaftaran peserta didik baru untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA telah dibuka sejak 10 April dan akan berakhir pada 10 Mei 2026. Sementara waktu, kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat akan menempati gedung Rusunawa di Jalan Adi Wiyata, Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura. Ini menjadi langkah awal yang konkret untuk menjalankan program penting ini.

Proses pendaftaran Sekolah Rakyat di OKU Timur memiliki beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh calon siswa. Salah satu syarat penting adalah berasal dari keluarga tidak mampu. Status ini dibuktikan dengan berada di tingkat kesejahteraan rumah tangga 1 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.

Andi Candra menjelaskan, setelah periode pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan serangkaian seleksi. Tahapan seleksi ini meliputi verifikasi administrasi dan berkas calon siswa. Panitia yang berkompeten akan memastikan setiap pendaftar memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Proses seleksi penerimaan siswa baru akan dilakukan secara bertahap oleh panitia yang berkompeten.

Pengumuman siswa yang diterima di Sekolah Rakyat dijadwalkan pada tanggal 25 Mei 2026. Proses seleksi yang transparan dan bertahap ini bertujuan untuk menjaring siswa yang paling membutuhkan dan memiliki potensi. Ini juga memastikan bahwa bantuan pendidikan ini tepat sasaran.

Sekolah Rakyat dirancang dengan sistem pendidikan berbasis asrama atau boarding school, menawarkan berbagai keunggulan signifikan. Program ini sepenuhnya gratis, mencakup biaya pendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan sehari-hari siswa. Hal ini meringankan beban finansial keluarga kurang mampu.

Para siswa akan mendapatkan fasilitas lengkap selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Fasilitas tersebut meliputi makan bergizi tiga kali sehari, seragam sekolah, dan buku pelajaran yang dibutuhkan. Semua fasilitas ini disediakan untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal.

Kurikulum yang diterapkan di Sekolah Rakyat bersifat holistik, mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan diri siswa. Kurikulum ini meliputi bidang akademik, pengembangan kepemimpinan, keterampilan hidup, serta pembentukan karakter. Selain itu, nilai-nilai nasionalisme juga ditanamkan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur juga telah menyiapkan lahan seluas 8,4 hektare untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Lokasi lahan ini berdekatan dengan Rusunawa yang saat ini digunakan. Pembangunan gedung permanen ini menunjukkan komitmen jangka panjang pemerintah daerah terhadap program pendidikan ini.

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi konkret bagi anak-anak yang terpaksa putus sekolah. Banyak dari mereka yang harus menghentikan pendidikan karena alasan ekonomi keluarga yang tidak memadai. Program ini membuka kembali pintu kesempatan bagi mereka.

Andi Candra menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjangkau lebih banyak anak-anak yang tertunda pendidikannya. Dengan pendidikan gratis dan fasilitas lengkap, tidak ada lagi alasan bagi anak-anak untuk tidak melanjutkan sekolah. Ini adalah investasi penting bagi masa depan generasi muda.

Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan hidup. Lulusan diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki bekal moral dan praktis. Mereka akan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas. Dengan adanya Sekolah Rakyat, kesenjangan pendidikan antar wilayah dan antar lapisan masyarakat dapat diminimalisir. Ini adalah langkah maju menuju Indonesia yang lebih cerdas dan berdaya saing.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi