Surabaya Borong Dua Penghargaan Tertinggi Nasional, Raih Predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara Paripurna
Kota Surabaya berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dari Kementerian Kesehatan RI, termasuk predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara Paripurna, menjadikannya yang pertama di Indonesia.
Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Prestasi ini meliputi predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara Paripurna dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Paripurna Peringkat I Nasional.
Pencapaian luar biasa ini menempatkan Surabaya sebagai kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang berhasil memboyong kedua predikat tersebut secara bersamaan. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah milik seluruh warga Kota Pahlawan.
Penghargaan ini diberikan dalam ajang Penganugerahan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan STBM Award 2025. Ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat atas keberhasilan Surabaya dalam membangun lingkungan yang bersih, aman, nyaman, berkelanjutan, serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Surabaya Raih Predikat Ganda Nasional dalam Program Kota Sehat
Pada 30 November, Surabaya secara resmi menerima dua penghargaan prestisius yang menegaskan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat. Penghargaan tersebut adalah predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara Paripurna dan STBM Paripurna Peringkat I Nasional, sebuah capaian yang membanggakan.
Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan kebanggaannya atas penghargaan Kota Sehat Surabaya ini, yang disebutnya sebagai hasil kerja keras kolektif. "Penghargaan ini merupakan milik seluruh warga Kota Surabaya," ujarnya, menekankan bahwa prestasi ini bukan hanya milik pemerintah kota, melainkan cerminan partisipasi aktif masyarakat.
Kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri dalam proses penilaian menunjukkan validitas dan objektivitas penghargaan ini. Irvan Wahyudrajat, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, menjelaskan bahwa Swasti Saba Wistara Paripurna adalah predikat tertinggi dalam penilaian Kota Sehat di Indonesia.
Menurut Irvan, "Penghargaan ini menempatkan Surabaya sebagai kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mencapai level tersebut." Capaian ini membuktikan bahwa pembangunan kesehatan di Surabaya telah berjalan efektif dan memberikan dampak signifikan pada kualitas hidup warganya secara menyeluruh.
Peran Aktif Masyarakat Kunci Keberhasilan Program Kesehatan Surabaya
Keberhasilan Surabaya dalam meraih penghargaan Kota Sehat Surabaya tidak lepas dari peran aktif dan komitmen masyarakat. Wali Kota Eri Cahyadi menekankan bahwa penghargaan ini bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan cerminan disiplin warga dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehari-hari.
Pemerintah Kota Surabaya berperan dalam mempercepat pembangunan dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung lingkungan sehat. Namun, peran masyarakatlah yang sesungguhnya menggerakkan perubahan melalui partisipasi aktif di lingkungan masing-masing, menciptakan fondasi kuat bagi kesehatan kota yang berkelanjutan.
Masyarakat kini semakin memahami bahwa gaya hidup sehat adalah kebutuhan dasar yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan usia harapan hidup. Kesadaran kolektif ini menjadi pendorong utama di balik keberlanjutan program kesehatan di Surabaya, menjadikannya contoh bagi daerah lain.
Eri Cahyadi mengimbau seluruh pihak, mulai dari lingkup pemkot, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, untuk terus memperkuat komitmen ini. "Mari kita bersama-sama menjaga dan mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga," ajaknya, demi Surabaya yang lebih maju dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Sumber: AntaraNews