Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) untuk tahun 2025. Pencapaian ini merupakan bentuk komitmen Pemkab OKU Timur dalam mewujudkan Kota Martapura sebagai wilayah yang bersih, nyaman, aman, dan sehat bagi seluruh penduduknya.
Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah, menyampaikan bahwa predikat ini telah diraih secara konsisten sejak tahun 2022, bahkan menempatkan OKU Timur di urutan ketujuh se-Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai upaya dan program unggulan yang telah dilaksanakan oleh jajaran pemerintah daerah.
Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat ini menjadi bukti nyata dari optimalisasi potensi ekonomi masyarakat setempat yang selaras dengan lingkungan hidup. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan di OKU Timur berfokus pada kualitas hidup dan kesejahteraan warganya.
Advertisement
Advertisement
Predikat Kabupaten/Kota Sehat yang berhasil dipertahankan oleh OKU Timur sejak tahun 2022 hingga kini, serta posisinya di urutan ke-7 nasional, didukung oleh serangkaian program strategis. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Beberapa inisiatif kunci meliputi perbaikan lingkungan pemukiman yang terus-menerus dilakukan, peningkatan fasilitas sanitasi yang memadai, serta penyediaan akses air bersih yang merata bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut. Upaya ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang layak huni dan sehat.
Selain itu, Pemkab OKU Timur juga aktif mengimplementasikan program perubahan tatanan pola hidup bersih dan sehat di kelurahan-kelurahan yang sebelumnya tergolong kumuh. Penataan area pasar agar lebih rapi dan indah juga menjadi bagian integral dari strategi ini, memastikan ruang publik yang bersih dan nyaman.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemkab OKU Timur tidak hanya berhenti pada perbaikan fisik, tetapi juga mencakup upaya mempertahankan tiga pilar kebutuhan dasar masyarakat, yaitu kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan. Pilar-pilar ini sangat selaras dengan arah pembangunan kabupaten/kota sehat dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bahkan umur harapan hidup.
Bupati Lanosin Hamzah menegaskan pentingnya mempertahankan capaian ini melalui promosi yang berkelanjutan, melibatkan seluruh pemangku kepentingan. "Hal ini harus tetap dipertahankan bagaimana kita berpromotif, termasuk seluruh stakeholder terkait seperti TP PKK yang selama ini turut serta dalam memberikan promosi hidup sehat bagi masyarakat OKU Timur," ujarnya.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi pemerintah pusat atas dedikasi pemerintah daerah dan masyarakat. "Penghargaan ini memang diberikan untuk kota-kota yang paling sehat,” jelas Budi, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang kondusif.
Advertisement
Lebih lanjut, Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa ukuran kota yang sehat tidak hanya berarti penduduknya bebas dari penyakit. Namun, kota sehat juga mencakup terwujudnya kesejahteraan fisik, mental, dan sosial secara menyeluruh, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Sumber: AntaraNews