Sosok Polwan Rela Keluarkan Uang Sendiri untuk Bantu Keluarga Alvaro
Perwira ini dinilai berperan besar memulangkan ibu kandung Alvaro, Arum Indah Kusumastuti dari Kamboja hingga tiba di Tanah Air.
Di tengah kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6), ada satu nama yang disebut keluarga punya peran besar dalam terungkapnya kasus ini. Dia adalah Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam.
Perwira ini dinilai berperan besar memulangkan ibu kandung Alvaro, Arum Indah Kusumastuti dari Kamboja hingga tiba di Tanah Air tanpa dibebani biaya sepeser pun.
Nenek korban, Sayem (53) menjelaskan, Arum sebenarnya tengah menjalani kontrak kerja di Kamboja selama satu tahun. Masa kontraknya belum habis dua bulan saat kabar hilangnya Alvaro datang. Aturan perusahaan membuat Arum terancam denda Rp120 juta bila pulang sebelum waktunya.
Dalam kondisi terdesak inilah Seala turun tangan. Seluruh biaya pemulangan, mulai dari tiket hingga kebutuhan Arum, diambil alih olehnya.
"Iya. Akhirnya Bu Sela tuh, polisi yang itu, yang memulangkan, sudah pokoknya yang penting kamu bisa sampai rumah. Ibu semua yang nanggung katanya. Iya, udah bener ditanggung Bu Sela," kata Sayem saat ditemui, Senin (24/11).
Tak hanya itu, setelah tiba di Indonesia, Arum kembali terikat kontrak kerja tiga bulan di Medan. Ia baru menyelesaikan dua bulan dan kembali terancam denda ketika harus pulang karena perkembangan penyelidikan. Lagi-lagi, Seala disebut menanggung semuanya.
"Terus sekarang pun pulang juga, yang nanggung Bu Sela lagi. Soalnya kan kontrak masih sebulan lagi," ucap dia.
Seala Turut Sediakan Makanan
"Bu Sella sih urusannya pokoknya, yang penting kamu pulang sampai rumah. Itu urusan saya semua, katanya," sambung Sayem.
Bahkan Seala turut menyediakan makanan, minuman hingga kebutuhan kecil keluarga korban yang kelelahan mendampingi proses identifikasi.
Sayem mengatakan, perhatian dan bantuan sang Kapolsek membuat keluarganya bisa mengikuti seluruh proses tanpa terbebani masalah biaya.
Dia menyebut kehadirannya sangat meringankan beban keluarganya di tengah duka mendalam yang dialami.
"Ya Alhamdulillah, orang yang baik. Iya, saya salut sama bu kapolsek, termasuk baik banget," tandas Sayem.