Sempat Minta Uang Tebusan, Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Soppeng
Kepala Satreskrim Polres Soppeng Ajun Komisaris Dodie Ramaputra mengatakan pengungkapan terhadap pelaku pembunuhan Nurul Izzah.
Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Soppeng akhirnya mengungkap pelaku pembunuhan mahasiswi asal Soppeng Nurul Izzah (25) yakni mantan kekasihnya inisial BA (25). Polres Soppeng juga mengungkapkan BA sempat meminta uang tebusan kepada keluarga korban.
Kepala Satreskrim Polres Soppeng Ajun Komisaris Dodie Ramaputra mengatakan pengungkapan terhadap pelaku pembunuhan Nurul Izzah berawal dari keterangan keluarga korban. Dodie menyebut saat itu BA meminta uang tebusan kepada keluarga korban.
"Pengakuan dari keluarga korban bahwa pelaku ini sempat meminta uang tebusan. Tapi ini masih kita dalami," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (2/4).
Kasus Berbeda
Meski demikian, kata Dodie, BA lebih dulu ditahan karena kasus berbeda. Sebelumnya, BA terjerat kasus dugaan penggelapan.
"Pelaku kita tahan karena sebelumnya terlibat kasus penggelapan. Sebelumnya, kami juga sudah mencurigai dia sebagai pelaku," kata dia.
Dodie mengungkapkan sebelumnya antara korban dan pelaku memiliki hubungan asmara. Namun, hubungan tersebut berakhir sebelum kejadian hilangnya Nurul Izzah.
"Korban dan pelaku pernah pacaran. Meski sudah putus, mereka masih sering berkomunikasi," kata dia.
Dalami Motif Pelaku
Meski demikian, Dodie mengaku masih mendalami motif pelaku membunuh korban. Alasannya, pelaku licik dan pintar memanipulasi fakta serta tidak kooperatif.
"Kami juga menghadapi kendala. Pelaku ini cukup licik, pandai memanipulasi fakta, dan tidak kooperatif," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Seorang mahasiswi bernama Nurul Izzah Dilaporkan hilang sejak 16 Maret 2026. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya Kepolisian Resor Soppeng menemukan Nurul Izzah dalam kondisi meninggal dunia.