Satu Bulan Buron, Satu Tahanan Kabur Usai Sidang di OKU Akhirnya Ditangkap
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, proses persidangan kini dialihkan secara daring atau online sebagai langkah pengamanan tambahan.
Satu dari tiga tahanan yang sempat melarikan diri usai menjalani persidangan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian setelah satu bulan buron. Untuk mencegah kejadian serupa terulang, proses persidangan kini dialihkan secara daring atau online sebagai langkah pengamanan tambahan.
Tahanan yang tertangkap adalah Anwar Safari alias Nuang (40) yang merupakan tahanan kasus narkoba. Dia merupakan residivis dan terancam dipidana penjara selama 20 tahun.
Anwar ditangkap tim gabungan Polres OKU dan Polda Sumsel saat berada di sebuah penginapan di Ogan Ilir, Rabu (20/5). Anwar tak bisa berkutik saat digerebek petugas.
"Satu tahanan atas nama Anwar Safari alias Nuang tertangkap di Ogan Ilir, menginap di penginapan," ungkap Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, Kamis (21/5/2026).
Membantu Pelarian tahanan
Selain Anwar, polisi juga menangkap seorang warga inisial F yang diduga membantu pelarian tahanan. F menyiapkan sepeda motor di sekitar Rutan Baturaja untuk Anwar dan selanjurnya menyewa mobil untuk kabur.
"F diduga berperan besar dalam skenario pelarian para tahanan," kata Endro.
Petugas masih memburu dua tahanan lagi yang masih buron. Endro mengimbau keduanya menyerahkan diri untuk memudahkan proses hukum.
"Terdakwa Anwar sudah kita serahkan ke Kejari OKU untuk proses hukum selanjutnya," kata Endro.
Sidang Digelar Secara Online
Kepala Kejaksaan Negeri OKU Rudhy Parhusip mengatakan, persidangan di PN Baturaja digelar secara online untuk mengantisipasi kejadian serupa kembali terulang. Jika kondisi sudah normal, persidangan kembali dilakukan secara langsung.
"Terdakwa hadir lewat zoom, berlaku semua terdakwa. Tapi untuk hakim, jaksa, saksi, dan penasihat hukum tetap di ruang sidang," kata Rudhy.
Diberitakan sebelumnya, lima tahanan OKU kabur usai menjalani sidang. Mereka membuka borgol menggunakan kawat yang sudah disiapkan.
Kaburnya tahanan bermula saat mobil tahanan menjemput 23 tahanan di PN Baturaja OKU, Kamis (23/4) sore. Sebelum masuk, mereka diborgol petugas pengawal.
Mobil tiba di halaman Rumah Tahanan Kelas IIB Baturaja, OKU, beberapa menit kemudian. Empat petugas dibantu dua polisi membuka pintu dengan maksud menurunkan tahanan dan menggiring ke sel.
Tiba-tiba, para tahanan mendobrak pintu mobil dari dalam dan petugas berupaya menahan pintu dari luar. Seorang petugas pengawal terluka di bagian hidung karena terkena benturan saat menahan pintu mobil dan satu petugas lain juga mengalami luka akibat diserang tahanan.
Tak lama kemudian, seorang tahanan kabur disusul empat tahanan lain. Petugas mengejar dan berhasil menangkap kembali dua tahanan.
Sementara tiga tahanan lain, yakni Anwar Safari (39), Novri Antoni (38), dan Heri Feriyanto (50), dalam pengejaran. Mereka merupakan tahanan yang terlibat kasus narkoba.
Para tahanan tersebut disinyalir telah mempersiapkan rencana melarikan diri karena tinggal di dalam satu sel. Mereka membuka borgol dengan kawat saat masih berada di dalam mobil menuju rutan.