Polres Lombok Tengah, pada momen Idul Fitri 1447 Hijriah, menggelar kegiatan pembinaan moral dan berbagi makanan dengan para tahanan. Inisiatif ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis terhadap mereka yang sedang menjalani masa tahanan.
Kapolres Lombok Tengah, Eko Yusmiarto, secara langsung memimpin pembagian makanan dan acara halalbihalal di lingkungan Polres. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat moral serta memotivasi para tahanan agar dapat menjadi individu yang lebih baik di masa mendatang.
Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri, turut hadir dan memberikan arahan kepada para tahanan. Beliau menekankan pentingnya menjadikan situasi saat ini sebagai pelajaran berharga untuk perubahan positif dalam hidup.
Advertisement
Advertisement
Pendekatan Humanis Polres Lombok Tengah di Hari Raya
Polres Lombok Tengah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendekatan yang humanis, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek pembinaan. Momentum Idul Fitri ini dimanfaatkan untuk berbagi dan memberikan semangat kepada para tahanan.
Kapolres Eko Yusmiarto menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran. Selain itu, pembinaan ini juga bertujuan memperkuat mental dan memotivasi mereka menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial diharapkan semakin tumbuh. Ini juga menjadi sarana pembinaan agar tahanan dapat mengambil hikmah dari pengalaman yang dijalani dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum di kemudian hari.
Advertisement
Harapannya, para tahanan tidak akan mengulangi perbuatannya dan dapat kembali menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat.
Advertisement
Pesan Bupati Lombok Tengah untuk Perubahan Diri
Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri, memberikan pesan inspiratif kepada para tahanan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Beliau mengajak mereka untuk menjadikan situasi yang sedang dihadapi sebagai pelajaran berharga dalam kehidupan.
Bupati Pathul Bahri mendorong para tahanan untuk menumbuhkan kesadaran diri. Ia juga meminta mereka memanfaatkan masa pembinaan sebagai momentum penting untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjadi individu yang taat hukum serta bermanfaat bagi masyarakat luas. Pesan ini disampaikan dengan harapan besar akan adanya perubahan positif.
Advertisement
"Saya berharap setelah menjalani proses hukum, nantinya dapat kembali ke tengah masyarakat dengan semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih positif dan produktif," ujar Bupati Pathul Bahri. Beliau juga menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin, serta doa agar seluruh pihak senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan.
Sumber: AntaraNews