Ridwan Kamil Tak Kunjung Dipanggil KPK, Ada Apa?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung memanggil mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sebagai saksi dari korupsi BJB.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung memanggil mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sebagai saksi dari kasus korupsi pengadaan iklan Bank Jabar Banten (BJB). Padahal, KPK menyita dua kendaraan milik RK yakni mobil Mercedes Benz dan motor Royal Enfield.
Belakangan, KPK tidak melakukan pemanggilan terhadap saksi dari kasus korupsi BJB. KPK berkilah pemanggilan Ridwan Kamil tersebut merupakan kewenangan dan kebutuhan dari penyidik.
"Pemanggilan saksi ya terhadap setiap perkara tentu berdasarkan kebutuhan dari proses penyidikan yang dilakukan oleh teman-teman penyidik," kata Plt Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (8/5).
Sebelum melakukan pemanggilan terhadap seorang saksi, penyidik menganalisis keterangan yang sudah didapatkan pada pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya. Hasil analisis menjadi bahan pertanyaan yang dilontakan penyidik ke saksi nantinya.
Budi juga menambahkan mobil milik RK masih berada di bengkel. Dia memastikan penyidik akan selalu memonitor perkembangan perbaikan mobil Mercedes Benz milik mantan Gubernur Jabar itu.
"KPK masih fokus untuk memonitor keberadaan dan posisi dari kendaraan dimaksud, itu untuk memastikan bahwa kendaraan tidak berpindah tangan kemudian kendaraan juga dalam kondisi yang baik," tegas dia.
Mobil RK di Bengkel
Mobil tersebut menjadi bahan penyidik pada saat meminta klarifikasi ke RK sehingga masih perlu diperbaiki di bengkel. Di balik penyitaan mobil tersebut, KPK mendapatkan bukti lain kalau mobil sedan tersebut tidak dicantumkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kang Emil.
"Tidak (dilaporkan ke LHKPN mobil Mercedes Benz RK)," ujar Jubir KPK, Tessa sata dikonfirmasi, Selasa (29/4).
Saat ini, mobil tersebut masih di bengkel guna diperbaiki dan belum dipindahkan ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) dengan dalih sedang dalam perbaikan.
"Masih diperbaiki di bengkel," singkat dia.