Gugatan cerai Anggota DPR Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil (RK) yang merupakan mantan Gubernur Jawa Barat resmi dikabulkan Pengadilan Agama Bandung, Rabu (7/1).
Ridwan Kamil menyampaikan sejumlah pernyataan ke publik sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus klarifikasi.
Dalam keterangan resmi diterima wartawan, Rabu (7/1), Ridwan Kamil pertama-pertama menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perhatian besar yang terlanjur muncul karena persoalan rumah tangganya. Menurutnya, ini bukan situasi yang mudah untuk dijalani.
"Ini adalah urusan pribadi yang tidak mudah, namun harus kami hadapi dengan kedewasaan dan tanggung jawab," ujar Ridwan Kamil.
Advertisement
Dia mengaku bersama Atalia telah melalui proses panjang dalam perkara ini termasuk mediasi. Pada akhirnya, keduanya sepakat berpisah secara baik-baik.
"Keputusan ini diambil tanpa adanya konflik terbuka, tekanan, maupun keterlibatan pihak lain,” ujar dia.
Selanjutnya, dia mengakui bahwa dalam perjalanan rumah tangga mereka yang hampir 29 tahun, ada banyak keterbatasan dan ketidaksepahaman kompleks yang terjadi. Karena itu, Ridwan Kamil menghormati keputusan Atalia yang menggugat cerai dirinya.
"Karenanya saya menghormati sepenuhnya keputusan Atalia Praratya sebagai hak setiap manusia untuk memperjuangkan kebahagiaan dan ketenangan hidupnya,” tutur Ridwan Kamil.
Advertisement
Meski begitu, Ridwan Kamil menyatakan bahwa hubungan baik tetap akan dijaga, terutama soal peran sebagai orang tua.
"Kepentingan dan masa depan anak tetap menjadi prioritas kami berdua," ujar dia.
Dia juga menambahkan bahwa soal pihaknya dengan Atalia sudah menyelesaikan secara baik ihwal harta gono-gini. Hal tersebut dilakukannya sejak jauh-jauh hari.
"Saya memohon doa agar kami semua diberikan ketenangan, kebijaksanaan, serta kekuatan untuk menjalani fase kehidupan berikutnya dengan penuh tanggung jawab dan martabat," tandas Ridwan Kamil.