Puan Maharani Ingatkan Dampak Konflik Timur Tengah dan Perjanjian Transfer Data RI–AS
Dampak dari konflik geopolitik yang sedang terjadi di Timur Tengah dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi global termasuk perekonomian Indonesia.
Ketua DPR RI,Puan Maharani, menyoroti kesiapan Indonesia menghadapi dinamika konflik di Timur Tengah, termasuk upaya pemerintah dalam memperkuat kerja sama internasional melalui perjanjian transfer data dengan Amerika Serikat (AS), sebagai langkah strategis menjaga kepentingan nasional dan keamanan digital.
Puan mengingatkan dampak dari konflik geopolitik yang sedang terjadi di Timur Tengah dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi global termasuk perekonomian Indonesia.
mempengaruhi harga minyak, harga transportasi, harga barang, nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat, rantai perdagangan, pertumbuhan ekonomi, serta ketahanan fiskal dalam menjalankan pembangunan," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (10/3).
Harapan Besar
Dalam situasi perekonomian itu dan pada saat yang sama, Puan juga mengungkap rakyat masih terus menaruh harapan besar agar negara hadir dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penghasilan rakyat, meningkatkan akses rakyat untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat ekonomi kerakyatan.
"Dalam konteks tersebut, maka DPR RI akan memastikan bahwa kemampuan fiskal APBN Tahun Anggaran 2026 tetap dapat menjaga dan mempertahankan derajat kehidupan rakyat, kesejahteraan rakyat tidak turun kelas," tegas Puan.
"Oleh karena itu politik anggaran Pemerintah harus dapat menjaga ketahanan fiskal yang dapat memastikan bahwa rakyat tetap mendapatkan jalan menuju kesejahteraannya," sambungnya.
Kesejahteraan yang dimaksud Puan mulai dari bagaimana rakyat mendapat pekerjaan, penghasilannya meningkat, mendapatkan pelayanan umum yang berkualitas.
"Serta merasa aman dan tenteram," ujar Puan.
Kinerja Pemerintah
Sementara dalam fungsi pengawasan, Puan menyatakan DPR RI akan mengarahkan untuk meningkatkan kinerja Pemerintah dalam menjalankan Undang-undang dan pembangunan nasional.
Puan lalu merinci sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat dan penting menjadi perhatian Pemerintah untuk menyelesaikannya.
"Antara lain pelindungan data masyarakat dalam Perjanjian Transfer Data RI-Amerika Serikat, evaluasi kinerja aparat penegak hukum, serta pasokan, distribusi, dan stabilitas harga pangan menjelang Idul fitri," katanya.