Progres 90%, Segmen Prambanan-Purwomartani Siap Dioperasikan Fungsional Saat Lebaran
Jalur sepanjang 14,75 kilometer itu bisa mendukung kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 2026.
PT Jasa Marga Jogja-Solo (JMJ) mengusulkan pemberlakuan pengoperasian jalur fungsional segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 14,75 kilometer kepada pemerintah. Usulan tersebut dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 2026.
Pernyataan tersebut dikemukakan Spesialist Bidang Humas PT JMJ, Rachmat Jesiman, Kamis (12/2) malam.
Pernyataan Rachmat juga diunggah di akun Instagram resmi PT JMJ, @jasamargajogjasolo_official,
Menurut rencana, jalur tol Jogja-Solo segmen Prambanan-Purwomartani akan dioperasikan fungsional pada 19-25 Maret 2026.
"Jalur ini akan difungsikan secara situasional pada periode arus Lebaran pada 19 Maret sampai dengan 25 Maret 2026 setiap pukul 06.00 sampai dengan pukul 18.00 WIB," ungkapnya.
Siap Dioperasikan
Dikatakan Rachmat, progres konstruksi segmen Prambanan-Purwomartani saat ini telah mencapai 90 persen. Sehingga jika diperkenankan, siap dioperasikan secara fungsional.
"Jika pemerintah menghendaki, maka segmen ini akan siap untuk dioperasikan secara fungsional," ungkapnya.
Rachmat menambahkan, penyiapan jalur fungsional Prambanan-Purwomartani Prambanan-Purwomartani dimaksudkan untuk mengurai kepadatan di tiga titik utama jalan nasional.
"Yakni simpang Bogem Prambanan, kawasan Bogem dan Jalan Raya LPMP," katanya.
Pengoperasian nantinya dilakukan satu jalur pada arus mudik maupun arus balik dan khusus bagi kendaraan golongan 1 (non bus), dengan sistem pengaturan lalu lintas yang dikoordinasikan dengan kepolisian dan pemangku kepentingan terkait.
"Pengguna jalan yang melintas dari STA 30+875 hingga STA 42+375 akan dilayani melalui gate entrance dan exit di kawasan Purwomartani. Skema operasional dapat berubah sesuai kondisi lapangan, termasuk penutupan sementara apabila cuaca buruk," jelas dia.
"Langkah ini menjadi bagian dari strategi rekayasa lalu lintas untuk memastikan perjalanan pemudik lebih lancar, aman dan efisien selama periode Lebaran 2026," pungkas Rachmat.