Tol Fungsional Prambanan - Purwomartani Dioperasikan 16 Maret, Tarif Masih Gratis

Lanjut Izzi, segmen ini  hanya dioperasikan untuk kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta saja.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Tol Fungsional Prambanan - Purwomartani Dioperasikan 16 Maret, Tarif Masih Gratis
Tol Fungsional Prambanan - Purwomartani Dioperasikan 16 Maret, Tarif Masih Gratis (Merdeka.com)

PT Marga Jogja-Solo (JMJ) akan mengoperasikan jalur tol Yogyakarta (Jogja)-Solo segmen Prambanan - Purwomartani. Jalur sepanjang 11,225 kilometer  ini akan dioperasikan tanpa tarif alias gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Tenaga Ahli Utama Bid. Umum, Humas dan Administrasi, Ahmad Izzi saat ditemui merdeka.com mengatakan, pengoperasian jalur tersebut untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada masa libur Hari Raya Idul Fitri 2026.

"Untuk tahun ini kita akan mengoperasikan secara fungsional segmen Purwomartani sampai ke Prambanan. Nah, itu sepanjang 11,225 kilometer ya, dari mulai Purwomartani sampai dengan Prambanan," ujar Izzi seusai acara Media Breafing Jasamarga Transjawa Tol Operasional Libur Idulfitri 1447 H, di Jasamarga Semarang, Kamis (12/3).

Lanjut Izzi, segmen ini  hanya dioperasikan untuk kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta saja. "Jadi kalau ada warga yang dari Jogja ingin keluar Jogja bisa lewat segmen yang difungsionalkan ini, yaitu dari Purwomartani sampai dengan Prambanan. Saat ini pengoperasiannya itu karena fungsional masih tidak bertarif alias gratis," jelasnya.

Izzi menambahkan, jalur tersebut hanya untuk kendaraan golongan 1, kendaraan kecil non bus. Pengoperasian mulai tanggal 16-29 Maret 2026.

"Dan karena ini fungsional, jadi fasilitas pendukung jalannya juga masih belum terpasang full. Sehingga kecepatan maksimum yang diizinkan adalah 40 km/jam," ungkapnya.

Untuk jam pengoperasian, lanjut Izzi, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Terkait kondisi fisik atau perkerasan jalan, dikatakannya, sebagian besar sudah berbentuk rigid pavement atau perkerasan beton.

"Perkerasannya sebagian besar sudah rigid pavement, perkerasan beton. Tapi memang kayak semacam apa pengamannya, kemudian rambu-rambu permanennya itu masih belum terpasang. Jadi rambunya juga masih temporary," urainya.

Untuk fasilitas rest area, Izzi menyebut ada di KM 19, jalur dari arah Solo menuju Jogja di kilometer 19 di Desa Manjungan, Klaten.

Dikatakan Izzi, pembukaan jalur fungsional dimaksudkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada masa libur Hari Raya Idul Fitri 2026.

"Segmen ini akan diperasikan tanpa tarif, khusus untuk kendaraan golongan I (non bus)," lanjutnya.

"Pengoperasian segmen ini pun nantinya bersifat situasional atau buka-tutup sesuai kondisi lalu lintas/ diskresi kepolisian," pungkas Izzi.

Rekomendasi