10 Ruas Tol Baru Bakal Dibuka Selama Lebaran 2026
Korlantas Polri siapkan 10 ruas tol fungsional untuk Mudik Lebaran 2026, termasuk Japek Selatan dan Tol Jogja-Prambanan, guna urai titik macet di jalur utama.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengumumkan kesiapan infrastruktur tambahan untuk menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026.
Sebanyak 10 ruas jalan tol baru yang berstatus fungsional direncanakan mulai beroperasi guna memecah kepadatan kendaraan di jalur utama.
Dirgakum Korlantas Polri, Brigjen Faisal, menjelaskan bahwa pengaktifan jalur-jalur ini merupakan strategi krusial untuk mendistribusikan beban volume kendaraan agar tidak menumpuk di titik-titik rawan macet yang sudah ada.
"Tahun ini ada 10, ada 10 ruas tol yang fungsional, ya," ujar Faisal saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Fokus Penguraian Beban Tol Japek dan Jalur Sukabumi
Salah satu prioritas utama dalam skema tahun ini adalah pemanfaatan ruas Tol Jakarta–Cikampek (Japek) Selatan.
Jalur ini diproyeksikan mampu mengurangi tekanan volume kendaraan yang biasanya menumpuk di ruas Cikampek reguler, terutama kendaraan yang datang dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Artinya ada beberapa persen kendaraan yang bisa kita salurkan ke arah Japek Selatan untuk mengurangi beban yang di Japek atau Cikampek. Karena Cikampek ini kan tentunya menanggung beban yang dari arah Jawa Tengah, Jawa Timur," kata Faisal.
Selain itu, perhatian juga diarahkan pada Seksi 3 Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi). Pembukaan fungsional ruas ini diharapkan menjadi solusi permanen atas kemacetan parah yang kerap terjadi di area Pasar Cibadak menuju Sukabumi.
"Tahun ini tol fungsional ini sudah bisa digunakan dari nanti Parung Kuda akan langsung keluar ke Karang Tengah, sehingga akan menghindari titik kritis yaitu Pasar Cibadak. Ini bisa digunakan baik pada saat mudik maupun pada saat balik," jelasnya.
Jalur Fungsional Jateng dan Yogyakarta
Tidak hanya di Jawa Barat, Korlantas juga memastikan Tol Prambanan–Yogyakarta akan dibuka secara fungsional.
Koordinasi intensif telah dilakukan untuk memastikan ruas ini siap digunakan sebagai jalur alternatif yang efektif bagi para pemudik yang menuju atau meninggalkan wilayah Yogyakarta.
"Tol Prambanan-Jogja. Ini juga sudah bisa digunakan secara fungsional, dan kami juga sudah melakukan koordinasi, mudah-mudahan nanti pada saat pelaksanaan arus balik mudik ini, Prambanan-Jogja ini juga bisa mengurai kemacetan," tutupnya.