Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meluncurkan program unik untuk menarik minat masyarakat membayar pajak kendaraan. Program ini memberikan apresiasi berupa sembako bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran pada hari Sabtu di Kantor Samsat Malinau. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pembayaran pajak di wilayah tersebut.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bapenda Wilayah Malinau, Aan Hartono, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Jasa Raharja. Program telah berjalan selama tiga pekan dan juga berfungsi untuk menyosialisasikan layanan Samsat yang buka hingga hari Sabtu. Ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang sibuk pada hari kerja.
Program apresiasi ini tidak memiliki syarat khusus, hanya perlu membayar pajak kendaraan pada hari Sabtu untuk mendapatkan hadiah sembako. Langkah strategis ini diharapkan dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi daerah.
Advertisement
Advertisement
Program Apresiasi dan Sosialisasi Layanan Samsat
Program pemberian sembako bagi pembayar pajak kendaraan pada hari Sabtu ini merupakan strategi Bapenda Kaltara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Aan Hartono menekankan bahwa program ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang telah meluangkan waktu membayar pajak di hari libur kerja. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik.
Sosialisasi bahwa Samsat tetap buka pada hari Sabtu menjadi poin penting dari program ini. Banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya layanan di akhir pekan, sehingga upaya sosialisasi terus digencarkan. Hal ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wajib pajak yang memiliki keterbatasan waktu.
Kerja sama dengan PT Jasa Raharja memperkuat pelaksanaan program ini. Dengan adanya hadiah sembako, diharapkan dapat menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat untuk segera menunaikan kewajiban pembayaran pajak kendaraan. Ini adalah pendekatan proaktif untuk meningkatkan kepatuhan pajak di Malinau.
Advertisement
Advertisement
Tantangan Realisasi Pajak dan Kondisi Ekonomi Global
Realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) di UPTD Bapenda Wilayah Malinau masih menghadapi tantangan serius. Hingga Jumat (26/6/2026), realisasi PKB baru mencapai 29 persen dari target Rp11,5 miliar untuk tahun 2026. Sementara itu, biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) baru mencapai 25 persen dari target Rp15 miliar.
Aan Hartono menyoroti bahwa kondisi ekonomi global yang tidak menentu turut mempengaruhi minat masyarakat membeli kendaraan baru. Penurunan pembelian kendaraan baru ini berdampak langsung pada penerimaan pajak daerah. Tahun lalu, realisasi hingga Juni sudah di atas 30 persen, menunjukkan adanya penurunan signifikan tahun ini.
Kesadaran masyarakat di Malinau untuk membayar PKB juga masih tergolong rendah, hanya sekitar 40 persen dari total kurang lebih 42 ribu unit kendaraan roda dua dan roda empat. Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak potensi pajak yang belum tergali. Oleh karena itu, program apresiasi ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kesadaran pembayaran Pajak Kendaraan Malinau.
Advertisement
Advertisement
Respons Positif Warga dan Harapan Peningkatan Pendapatan
Meskipun realisasi masih rendah, program pemberian sembako pada hari Sabtu mulai menunjukkan hasil positif. Pada satu hari Sabtu, Kantor UPTD Bapenda Wilayah Malinau berhasil menerima PKB sebesar Rp10.333.700 dari enam unit roda dua dan tujuh unit roda empat. Ini adalah indikasi bahwa program tersebut memiliki potensi untuk meningkatkan penerimaan.
Warga Malinau seperti Mardiana dan Nafsah menyambut baik inisiatif ini. Mardiana, yang mengetahui informasi dari media sosial, tertarik membayar pajak karena adanya hadiah sembako dan kebetulan pajak kendaraannya jatuh tempo di awal Juli. Ini menunjukkan efektivitas sosialisasi melalui berbagai kanal.
Nafsah juga menyatakan bahwa pelayanan di hari Sabtu sangat membantu karena ia memiliki waktu luang di hari libur. Keberadaan hadiah sembako menjadi nilai tambah yang diapresiasi. Respons positif dari masyarakat ini diharapkan dapat terus meningkatkan jumlah wajib pajak yang datang di hari Sabtu untuk membayar Pajak Kendaraan Malinau.
Advertisement
Sumber: AntaraNews