Profil Bupati Kolaka Timur Abdul Azis, Eks Polisi yang Kaget Disebut-sebut Ditangkap KPK
Bupati Kolaka Timur Abdul Azis sebelumnya membantah ditangkap KPK.
Nama Bupati Kolaka Timur Abdul Azis menjadi sorotan publik setelah dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabar penangkapan Abdul Azis itu sebelumnya diungkapkan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (7/8).
Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita barang bukti. Namun jumlah barang bukti akan diberikan perkembangan berikutnya.
KPK belum bisa berbicara banyak soal kasus apa yang menjerat dari bupati Kolaka Timur. Nantinya hal itu akan disampaikan lebih rinci saat jumpa pers.
"Termasuk itu (bupati) nanti kami akan update kembali, pihak-pihak siapa saja yang diamankan dlm kegiatan tangkap tangan tersebut," kata Budi.
Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Kaget Disebut Pimpinan KPK Terjaring OTT
Nama Bupati Kolaka Timur Abdul Azis disebut-sebut terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Makassar. Namun Abdul Azis muncul bersama Bendahara Partai NasDem Ahmad Syahroni jelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Partai NasDem di Hotel Claro Makassar, Kamis (6/8).
Abdul Azis mengaku kaget disebut-sebut terjaring OTT KPK. Alasannya, keluarga dan kerabatnya langsung bertanya-tanya kabar OTT KPK tersebut.
"Tiga jam yang lalu itu saya baru dapat kabar terkait dengan masalah OTT. Secara tidak langsung, keluarga, sahabat, banyak yang prihatin apakah betul Bupati Kolaka Timur ini Abdul Azis ini (terjaring) OTT," ujar Abdul Azis kepada wartawan.
Abdul Azis membantah jika terjaring OTT KPK. Bahkan, dia siap menghadiri Rakernas I Partai NasDem di Hotel Claro Makassar. Meski demikian, Abdul Azis mengaku siap dan taat jika benar-benar ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
"Terkait dengan proses penyelidikan, mungkin saja apa yang disampaikan tadi kakak Ahmad Syahroni, apabila ada kami sebagai kader NasDem siap rapat dan patuh apa yang menjadi proses hukum," tutur dia.
Meski demikian, Abdul Azis mengaku kabar OTT KPK tersebut mengganggu psikologinya. Bahkan, dia menduga ada pihak yang melakukan framing hukum terhadapnya.
"Terkait dengan drama atau ada framing ini yang kami secara pribadi dan keluarga tidak menerima. Karena secara psikologi luar biasa terganggu kita," ucap Abdul Azis.
Persiapan Ikut Rakernas NasDem
Sementara itu, Bendahara DPP Partai NasDem Ahmad Syahroni membantah jika Bupati Kolaka Timur Abdul Azis terjaring OTT KPK. Sahroni menyoroti pernyataan KPK terkait OTT terhadap Abdul Azis jelang pelaksanaan rakernas Partai NasDem.
“Ada berita yang menyebut kader kami, Bupati Kolaka Timur Abdul Aziz, ditangkap dalam OTT oleh KPK. Itu disampaikan oleh Pak Johanis Tanak. Berita itu baru muncul tadi siang. Maka dari itu, kami ingin sampaikan bahwa Abdul Aziz ada di sebelah saya saat ini,” tutur Sahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menegaskan Abdul Azis sudah siap mengikuti rakernas Partai NasDem. Sahroni mengingatkan KPK hati-hati menyampaikan pernyataan kepada publik.
“Teman-teman perlu pahami, OTT itu adalah penangkapan tangan yang terjadi langsung di lokasi kejadian tindak pidana. Kalau itu tidak terjadi, ya tidak bisa disebut OTT. Tapi, berita yang disampaikan Pak Johanis Tanak menyebut demikian,” ucap Sahroni.
Profil Bupati Kolaka Timur Abdul Azis
Abdul Azis merupakan politisi Partai NasDem. Sebelum terjun ke politik, Abdul Azis merupakan anggota Polri yang berdinas mulai dari tahun 2004 hingga 2022 dengan pangkat terakhir Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda).
Abdul Azis lahir di Enrekang pada 5 Januari 1986. Berikut riwayat Pendidikan Abdul Azis
SD Negeri Kalukku, Kabupaten Mamuju (lulus 1997)
SMPN 1 Kalukku, Kabupaten Mamuju (lulus 2000)
SMAN 1 Kalukku, Kabupaten Mamuju (lulus 2003)
Diktukba Polri, SPN Batua (lulus 2004)
S1 Universitas Sulawesi Tenggara (lulus 2016)
S2 Universitas Sulawesi Tenggara (lulus 2023)
Karier Abdul Azis Sebelum Menjadi Bupati Kolaka Timur
Badit Intelkam Polda Sulawesi Tenggara Tahun 2004
ADC Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2018
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur (24 Agustus 2022 – 27 November 2023)
Ketua KONI Kolaka Timur (2022-sekarang)
Ketua Dewan Masjid Kabupaten Kolaka Timur (sekarang)
Bupati Koltim Tahun 2022-Sekarang