Mendagri Tito Buka Suara Soal OTT Bupati Kolaka Timur: Berkali-kali Pencegahan Dilakukan, Ada Aja Oknum Melanggar
Menurut Tito, sejauh ini pemerintah telah melakukan pencegahan terhadap korupsi dengan melakukan sejumlah kegiatan.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian buka suara soal penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kolaka Timur (Koltim) Abdul Azis, di Sulawesi Tenggara (Sultra). Menurut Tito, sejauh ini pemerintah telah melakukan pencegahan terhadap korupsi dengan melakukan sejumlah kegiatan.
"Saya kira sudah berkali-kali dalam banyak sekali, sudah langkah-langkah untuk pencegahan kita lakukan termasuk di antaranya kegiatan-kegiatan penjelasan pengarahan, pembuat sistem monitoring center bersama KPK. Tapi kadang-kadang ada aja oknum yang melakukan pelanggaran," kata Tito usai mengikuti rapat Konsolidasi dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di kantor Gubernur Bali, Jumat (8/8).
Wakil Bupati Bisa Jadi Plt Bupati Kolaka Timur
Namun, Tito menegaskan Kemendagri menghormati proses hukum kasus Bupati Kolaka Timur. Menurut Tito, apabila Bupati Kolaka Timur ditahan KPK, maka Wakil Bupati (Wabup) Kolaka Timur Yosep Sahaka akan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur.
"Terhadap yang Kolaka Timur ini, tentu kita hormati proses hukum. Dan saya sudah koordinasi dengan Bapak Gubernur tadi, Pak Andi, untuk segera, kalau memang nanti ditahan atau tidak. Kalau tidak ditahan yang bersangkutan bekerja, tapi kalau seandainya ditahan, wakil bupati nanti akan dikeluarkan surat dari gubernur, dan dari saya juga akan menyampaikan untuk wakilnya menjadi Plt," ujar Tito.
Penangkapan Bupati Kolaka Timur
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menangkap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis setelah yang bersangkutan selesai menjalani agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/8) malam. Kader Surya Paloh itu langsung dimintai keterangan awal oleh KPK di Polda Sulawesi Selatan.
"Sudah semalam dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sulsel," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Jumat (8/8).