Prabowo Targetkan Defisit RAPBN 2027 di Kisaran 1,8%-2,4%
Presiden Prabowo mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027 dalam Rapat Paripurna yang diadakan oleh DPR.
Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) untuk tahun 2027. Dalam rencana awal tersebut, Prabowo menargetkan defisit anggaran berada di kisaran 1,8-2,4% dari produk domestik bruto (PDB).
"Defisit akan kami jaga 1,8 persen hingga maksimal 2,0 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kami akan berjuang terus menekan dan memperkecil defisit ini," ungkap Prabowo saat Rapat Paripurna DPR pada Selasa, 20 Mei 2026.
Selain itu, dalam rancangan awal tersebut, Prabowo juga menargetkan surat berharga negara (SBN) dengan tenor 10 tahun berada pada kisaran 6,5 persen hingga 7,3 persen. Target belanja negara pun ditetapkan antara 13,62% hingga 14,80% dari PDB. Sebelumnya, Prabowo Subianto menghadiri Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 20 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo akan menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Prabowo tiba di Gedung Parlemen Jakarta sekitar pukul 09.30 WIB pada hari Rabu tersebut. Ia hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya terlihat kompak mengenakan setelan jas berwarna biru dan dasi biru. Setelah itu, Prabowo dan Gibran melakukan sesi foto bersama para Pimpinan DPR, termasuk Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, dan Wakil Ketua DPR Saan Mustopa. Setelah sesi foto, mereka pun memasuki ruang Rapat Paripurna untuk melanjutkan agenda.