Potret Prajurit TNI Bangun Rumah Buat Rakyat Miskin di Papua, Dibayar Cuma Pakai Terima Kasih
Tugas prajurit TNI di Papua tak hanya menjaga keamanan warganya dari gangguan kelompok separtis.
Tugas prajurit TNI di Papua tak hanya menjaga keamanan warganya dari gangguan kelompok separtis.
Para prajurit juga sudah terbiasa membantu kesulitan warga Papua.
Di Distrik Kepi, Kabupaten Mappi, misalnya. Pada 1 Februari 2025, Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 141/AYJP membangun rumah warga tidak mampu milik Konrat di Kampung Emete Lama, Papua.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Pos Kotis, Letda Infanteri Deby Ariyansah, bersama seluruh anggota Pos Kotis.
Tugas Kemanusiaan
Pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk kepedulian Satgas Pamtas Yonif 141/AYJP terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.
Sekaligus wujud nyata dari pengabdian TNI dalam membantu kesulitan warga di daerah perbatasan.
Konrat, yang merupakan warga dengan kondisi ekonomi terbatas, sangat bersyukur atas bantuan tersebut, yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kehidupan yang lebih layak bagi keluarganya.
Letda Ind Deby Ariyansah menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Satgas Pamtas dalam memberikan bantuan kemanusiaan, selain menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah perbatasan.
Masyarakat Merasa Terbantu
“Kami ingin meringankan beban warga yang kurang mampu dan berharap pembangunan rumah ini dapat memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Letda Deby Ariyansah.
Kegiatan ini juga dipuji masyarakat setempat. Mereka merasa terbantu oleh perhatian yang diberikan oleh TNI.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat, serta meningkatkan semangat gotong royong di lingkungan Kampung Emete Lama.
Prajurit TNI juga ingin menjaga keamanan sekaligus kenyamanan atas kehadirannya di tanah Papua.
Cek Kesehatan Gratis
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/BRS juga memberikan pelayanan kesehatan (Yankes) gratis berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan di Kampung Pund, Distrik Waris, Sabtu 1 Februari 2024.
"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas Yonif 131/BRS Pos Kalipay untuk masyarakat kampung Pund,” kata Dankipur C Satgas Yonif 131/BRS Lettu Inf David I Ginting.
Kegiatan cek kesehatan gratis ini dilaksanakan untuk masyarakat perbatasan sebagai bentuk kepedulian TNI di tanah Papua.
Tak Perlu Jauh ke Puskesmas
TNI ingin adanya peningkatan derajat kesehatan dan memudahkan serta mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat di perbatasan.
Sementara itu, Martius (38) salah satu masyarakat mengucapkan terima kasih atas gelar pelayanan kesehatan gratis oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/BRS.
“Kami (masyarakat) sangat terbantu atas pelayanan kesehatan dari bapak-bapak TNI,” ujar Martinus.
Dengan adanya TNI jemput bola, masyarakat tak perlu lagi mendatangi puskesmas untuk memeriksa kesehatannya.
“Kami tidak harus jauh-jauh lagi ke Puskesmas untuk memeriksakan kesehatan kami,” tambahnya.