Polres Pidie Jaya Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan Bencana Banjir
Polres Pidie Jaya ambil langkah cepat kerahkan ekskavator percepat pemulihan bencana banjir, bantu masyarakat kembali beraktivitas. Simak detail upaya kepolisian ini.
Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya, Polda Aceh, mengambil langkah cepat dalam upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Pengerahan alat berat berupa ekskavator menjadi fokus utama untuk membersihkan sisa-sisa lumpur dan material banjir.
Langkah proaktif ini bertujuan untuk mempercepat normalisasi aktivitas masyarakat yang terdampak, termasuk kegiatan sosial dan pendidikan. Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menegaskan komitmen Polri dalam membantu warga di masa sulit ini.
Pada Jumat (09/1), satu unit ekskavator tambahan dikerahkan ke lokasi bencana, menjadikan total dua unit alat berat yang beroperasi. Fokus awal pengerahan ini adalah membersihkan area vital seperti fasilitas pendidikan di Gampong Meunasah Bie.
Upaya Cepat Polri dalam Pemulihan Bencana
Polres Pidie Jaya menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan mengerahkan alat berat guna mempercepat proses pemulihan pascabencana banjir. Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah-tengah warga yang membutuhkan bantuan.
Satu unit ekskavator terbaru ini merupakan unit kedua yang dikerahkan ke daerah terdampak banjir bandang. Sebelumnya, Polres Pidie Jaya telah mengirimkan satu unit ekskavator mini untuk membantu membersihkan area yang sulit dijangkau.
Kedua alat berat ini diharapkan mampu secara signifikan mempercepat proses pembersihan lumpur dan material lain yang menghambat aktivitas sosial. Pemulihan ini krusial agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal secepat mungkin.
Prioritaskan Pemulihan Fasilitas Pendidikan
Pada tahap awal pengerahan, ekskavator difokuskan untuk membersihkan Yayasan Pendidikan Islam Ummul Ayman III di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Lokasi ini menjadi prioritas mengingat pentingnya pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Di lokasi ini, ekskavator akan bekerja sama dengan ekskavator mini yang sudah lebih dulu tiba untuk membersihkan lumpur tebal pascabanjir. Tujuannya adalah memastikan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.
AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menambahkan bahwa setelah pembersihan di fasilitas pendidikan tersebut rampung, alat berat akan segera dipindahkan ke lokasi lain. Lokasi-lokasi tersebut juga sangat membutuhkan penanganan serupa untuk percepatan pemulihan.
Komitmen Polri sebagai Pelayan Masyarakat
Langkah cepat yang diambil oleh Polres Pidie Jaya ini menegaskan peran Polri yang tidak hanya sebagai penjaga keamanan. Namun, juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat yang senantiasa berdiri bersama warga dalam setiap situasi.
Kehadiran Polri dengan pengerahan alat berat ini menjadi bukti nyata kepedulian institusi terhadap dampak bencana alam. Ini menunjukkan bahwa mereka siap memberikan bantuan konkret untuk meringankan beban masyarakat.
Upaya pemulihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar bagi warga Pidie Jaya. Terutama dalam mengembalikan kondisi lingkungan dan fasilitas umum agar dapat berfungsi kembali seperti sedia kala.
Sumber: AntaraNews