Sat Brimob Polda Sumbar Percepat Pemulihan Bencana Agam, Fokus Irigasi dan Infrastruktur

Satuan Brimob Polda Sumbar gencar melakukan Pemulihan Bencana Agam pasca-banjir bandang, fokus membersihkan irigasi dan membangun jembatan darurat. Simak upaya heroik mereka.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sat Brimob Polda Sumbar Percepat Pemulihan Bencana Agam, Fokus Irigasi dan Infrastruktur
Satuan Brimob Polda Sumbar gencar melakukan Pemulihan Bencana Agam pasca-banjir bandang, fokus membersihkan irigasi dan membangun jembatan darurat. Simak upaya heroik mereka. (AntaraNews)

Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) terus mempercepat upaya Pemulihan Bencana Agam, khususnya di wilayah Palembayan, Kabupaten Agam, pasca-bencana alam. Fokus utama mereka adalah membersihkan saluran irigasi yang tertutup lumpur dan membangun kembali infrastruktur vital yang rusak.

Sejak satu pekan terakhir, puluhan personel Sat Brimob Polda Sumbar telah mengerahkan tiga unit ekskavator untuk membersihkan genangan lumpur dari selokan irigasi sepanjang 1,5 kilometer di Kampung Tanjuang, Nagari Salareh Aia Timur. Upaya ini bertujuan agar air dapat mengalir lancar ke lahan persawahan warga dan mencegah genangan di pemukiman.

Selain pembersihan irigasi, tim juga aktif membangun empat unit jembatan bailey dan membuat sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Langkah-langkah tanggap darurat ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membantu masyarakat dalam proses Pemulihan Bencana Agam secara menyeluruh.

Tim Satuan Brimob Polda Sumbar secara intensif melakukan pembersihan saluran irigasi di Palembayan, Kabupaten Agam, yang tertutup material longsor dan lumpur. Kegiatan ini vital untuk mengembalikan fungsi irigasi sebagai penopang pertanian warga serta mencegah genangan air di area pemukiman.

Kepala Sub Satuan Tugas Tanggap Darurat Sat Brimob Sumbar, Kompol Dasrinal, menyatakan bahwa alat berat telah bekerja selama satu pekan dan berhasil membersihkan 1,5 kilometer saluran irigasi. Target pembersihan selanjutnya adalah mencapai total dua kilometer dalam beberapa hari ke depan, memastikan aliran air kembali normal.

Proses pembersihan tidak hanya mengandalkan ekskavator, tetapi juga dibantu oleh mobil pemadam kebakaran untuk membersihkan lumpur di areal selokan menuju rumah warga. Sinergi ini mempercepat proses Pemulihan Bencana Agam, terutama pada sektor pertanian yang sangat bergantung pada pasokan air irigasi.

Selain fokus pada irigasi, Sat Brimob Polda Sumbar juga memprioritaskan pemulihan sarana umum yang rusak akibat bencana. Ruang sekolah, hunian sementara, sarana ibadah, dan jembatan penghubung antar nagari menjadi sasaran utama perbaikan.

Dalam upaya Pemulihan Bencana Agam, empat unit jembatan bailey telah berhasil dibangun di Palembayan dengan melibatkan partisipasi langsung masyarakat. Pembangunan jembatan ini krusial untuk memulihkan konektivitas antar kampung yang sebelumnya terputus.

Di beberapa lokasi lain, anggota Sat Brimob juga mempercepat pembuatan sumur bor guna memastikan ketersediaan air bersih bagi warga terdampak. Kompol Dasrinal menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir bagi masyarakat dalam setiap upaya Pemulihan Bencana Agam.

Bencana banjir bandang, tanah longsor, dan banjir yang melanda Agam pada Kamis, 27 November 2025, menyebabkan dampak yang sangat besar. Tercatat 166 orang meninggal dunia, 36 orang hilang, 2.284 unit rumah rusak, dan 121 unit sekolah terdampak.

Kerugian finansial akibat bencana yang melanda 16 kecamatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp6,51 triliun, menunjukkan skala kerusakan yang masif. Kondisi ini menuntut respons cepat dan terkoordinasi dari berbagai pihak untuk Pemulihan Bencana Agam.

Seorang warga bernama Fahmi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polri atas upaya percepatan Pemulihan Bencana Agam. Menurutnya, keterlibatan langsung Polri bersama tim lainnya sangat membantu mempercepat proses pemulihan, termasuk perbaikan irigasi dan pembangunan jembatan.

"Adanya jembatan bailey maka konektivitas antar kampung bisa kembali lancar yang sebelumnya terputus. Begitu juga dengan perbaikan irigasi yang dilakukan," ujar Fahmi, menyoroti manfaat langsung dari bantuan yang diberikan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi