Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah menyalurkan bantuan vital berupa tiga unit alat berat jenis ekskavator PC200 ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan ini bertujuan untuk mempercepat normalisasi sungai dan pembersihan material pasca-banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Aksi cepat tanggap ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam penanganan bencana alam.
Penyerahan alat berat ini dilakukan oleh Dir Lantas Polda Riau Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat dan Dansat Brimobda Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa. Mereka menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Kapolsek Palembayan AKP Alwizi Safriadi pada Jumat dini hari, 2 Januari. Langkah ini menunjukkan komitmen Polda Riau dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan ini difokuskan di Kecamatan Palembayan, khususnya untuk normalisasi Sungai Batang Nanggang dan pembersihan material di Salareh Aia. Kehadiran alat berat diharapkan dapat secara signifikan mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan lingkungan yang rusak akibat banjir bandang. Ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Polda Riau tidak hanya mengirimkan personel, tetapi juga alat berat yang sangat dibutuhkan untuk penanganan pasca-bencana di Agam. Tiga unit ekskavator PC200 yang didatangkan langsung dari Pekanbaru ini menjadi tulang punggung dalam upaya pembersihan material banjir bandang. Keberadaan alat berat ini sangat krusial mengingat banyaknya material tanah dan pohon yang terbawa arus.
Dir Lantas Polda Riau Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat menegaskan bahwa pengiriman alat berat ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap bencana alam. "Tiga unit alat berat kita bawa dari Pekanbaru, Riau," ujarnya, didampingi Dansat Brimobda Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Palembayan.
Fokus utama penggunaan ekskavator ini adalah normalisasi Sungai Batang Nanggang yang mengalami pendangkalan parah. Selain itu, alat berat ini juga akan membersihkan sisa-sisa material banjir bandang yang menumpuk di Salareh Aia. Dengan bantuan alat berat, proses pemulihan lingkungan dapat dilakukan lebih efektif dan efisien.
Advertisement
Advertisement
Kapolsek Palembayan AKP Alwizi Safriadi mengonfirmasi bahwa proses pembersihan material banjir bandang masih terus berlanjut di berbagai titik. Material berupa tanah dan pohon masih banyak ditemukan di lokasi terdampak, termasuk di badan sungai yang mengalami pendangkalan. Oleh karena itu, bantuan alat berat dari Polda Riau sangat berarti.
"Material masih banyak di lokasi dan termasuk badan sungai yang terjadi pendangkalan," kata AKP Alwizi Safriadi. Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi bantuan ekskavator dalam mempercepat proses pemulihan. Tanpa alat berat, upaya pembersihan akan memakan waktu lebih lama dan tenaga yang lebih besar.
Bantuan tiga unit ekskavator ini merupakan tahap kelima dari serangkaian bantuan yang telah disalurkan Polda Riau untuk Sumatera Barat, khususnya Kecamatan Palembayan. Sebelumnya, Polda Riau telah menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok, mengerahkan personel untuk pencarian korban, dan memberikan bantuan lainnya. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang Polda Riau.
Advertisement
Setelah penyerahan alat berat, Dir Lantas Polda Riau dan Dansat Brimobda Polda Riau juga meninjau langsung lokasi bencana. Mereka mengecek Pos Bencana Polres Agam di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, serta lokasi banjir bandang di Sawah Laweh, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Kunjungan ini memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Sumber: AntaraNews