Malut United harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya setelah takluk 0-2 dalam laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Kamis malam tersebut memperpanjang catatan Malut United tanpa kemenangan menjadi lima laga beruntun. Hasil ini tentu mengecewakan bagi tim berjuluk Laskar Kie Raha dan para pendukungnya.
Kekalahan ini membuat posisi Malut United tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 46 poin dari 29 pertandingan. Persebaya Surabaya berhasil memastikan kemenangan melalui gol yang dicetak oleh Milos Raickovic pada menit ke-73 dan Francisco Rivera di menit 90+1. Tren negatif ini menjadi sorotan utama bagi tim dan manajemen untuk segera menemukan solusi.
Meskipun Malut United tampil lebih agresif di babak pertama dengan beberapa peluang, mereka gagal mengonversinya menjadi gol. Sebaliknya, Persebaya Surabaya menunjukkan efektivitas serangan yang lebih baik di babak kedua. Situasi ini menuntut evaluasi mendalam bagi Malut United agar dapat kembali ke jalur kemenangan pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Advertisement
Advertisement
Pada paruh pertama pertandingan, Malut United menunjukkan inisiatif serangan yang cukup menjanjikan. Tim tuan rumah berhasil mencatatkan tiga tembakan, dengan dua di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan. Namun, solidnya pertahanan Persebaya dan kurangnya ketenangan dalam penyelesaian akhir membuat semua peluang tersebut belum mampu membuahkan hasil. Persebaya sendiri belum menciptakan peluang berarti di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan celah yang ada. Meskipun tidak mendominasi sepenuhnya, tim tamu berhasil mencatatkan empat tembakan tepat sasaran. Dua dari tembakan tersebut berhasil dikonversi menjadi gol yang mengubah jalannya pertandingan dan membawa Persebaya unggul.
Gol pertama Persebaya dicetak oleh Milos Raickovic pada menit ke-73, memecah kebuntuan dan memberikan keunggulan bagi tim tamu. Kemudian, di masa tambahan waktu, Francisco Rivera berhasil menggandakan keunggulan Persebaya pada menit 90+1. Dua gol ini memastikan kemenangan Persebaya dan sekaligus memperpanjang deretan hasil minor bagi Malut United.
Advertisement
Advertisement
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, memberikan penilaiannya terhadap performa anak asuhnya pasca pertandingan. Menurutnya, tim tidak sepenuhnya kalah dalam hal permainan, namun masalah utama terletak pada kegagalan memanfaatkan peluang yang ada. “Secara permainan, kami tidak sepenuhnya kalah. Namun, masalah bagi kami adalah tidak bisa mencetak gol dan memanfaatkan peluang dengan maksimal,” ujar Hendri saat konferensi pers.
Hendri Susilo juga menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter Malut United atas hasil yang mengecewakan ini. Ia menyadari bahwa tren tanpa kemenangan ini sangat memberatkan. “Hasil minor ini sangat mengecewakan bagi pelatih, pemain, dan suporter. Kami memohon maaf karena belum bisa memberikan kemenangan buat masyarakat Maluku Utara,” tambahnya.
Kekalahan ini menambah panjang daftar pertandingan Malut United tanpa kemenangan menjadi lima laga. Rinciannya adalah tiga kekalahan dan dua hasil imbang. Kondisi ini menuntut tim untuk segera berbenah dan mencari strategi baru agar dapat mengakhiri rentetan hasil negatif yang sedang mereka alami.
Advertisement
Advertisement
Pemain Malut United, Wbeymar Angulo, tidak menampik bahwa timnya saat ini sedang berada dalam situasi sulit. Deretan kekalahan dan hasil negatif memang membawa dampak signifikan terhadap moral dan performa tim. “Deretan kekalahan dan hasil negatif membawa kami ke situasi sulit. Tentu kondisi ini sulit bagi semua pemain, fans, dan semua orang yang mendukung Malut United,” tutur pemain berkewarganegaraan Armenia dan Kolombia itu.
Meskipun demikian, Angulo menyerukan agar seluruh elemen tim, termasuk para pemain, tetap bersatu dan berjuang untuk bangkit. Ia menekankan pentingnya pengalaman Malut United dalam mengatasi masa-masa sulit sebelumnya. “Kami perlu bangkit bersama dan berusaha memenangi pertandingan. Malut United memiliki pengalaman keluar dari masa sulit dan kami harus melakukannya lagi sekarang,” ucap Angulo.
Target utama Malut United selanjutnya adalah meraih kemenangan saat menghadapi PSBS Biak. Pertandingan ini dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa (28/4) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta. Kemenangan di laga tersebut diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri tim dan membawa Malut United kembali ke jalur positif di sisa musim BRI Super League 2025/2026.
Advertisement
Sumber: AntaraNews