Polisi Konfirmasi Pembunuh Alvaro Kiano Nugroho Ditemukan Meninggal Dunia
Pelaku pembunuhan bocah Alvaro Kiano Nugroho, Alex Iskandar, dikonfirmasi polisi ditemukan meninggal dunia setelah gantung diri saat dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kepolisian Republik Indonesia telah mengonfirmasi bahwa pelaku pembunuhan tragis terhadap Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar, ditemukan meninggal dunia. Insiden ini terjadi saat Alex Iskandar berada dalam proses pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, memunculkan babak baru dalam kasus yang menyita perhatian publik.
Kombes Pol Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa Alex Iskandar ditemukan tewas gantung diri. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (23/11) pagi, setelah tersangka meminta untuk mengganti celananya yang kotor, sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa oleh seorang saksi.
Motif di balik pembunuhan Alvaro sendiri terungkap sebagai rasa cemburu yang mendalam dari Alex Iskandar terhadap istrinya, Arum, yang merupakan ibu kandung Alvaro. Kecemburuan ini diduga memicu dendam yang berujung pada tindakan keji terhadap anak tirinya tersebut.
Kronologi Kematian Pembunuh Alvaro
Kematian Alex Iskandar, pelaku pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho, terjadi secara tak terduga saat ia berada di bawah pengawasan kepolisian. Menurut keterangan Kombes Pol Budi Hermanto, insiden bermula pada Minggu (23/11) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, ketika tersangka meminta izin untuk pergi ke toilet.
Awalnya, penyidik mengira Alex Iskandar buang air di celana pendek yang diberikan kepadanya. Namun, karena celana tersebut kotor, ia kemudian meminta untuk diganti dengan celana panjang. "Pertama dia menggunakan celana pendek yang diberi oleh penyidik, karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti celana panjang," ujar Budi Hermanto.
Sekitar pukul 09.00 WIB pagi, Alex Iskandar ditemukan tewas oleh seorang saksi berinisial G. Saksi tersebut melihat melalui bilah kaca di pintu bahwa tersangka telah "menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri." Penemuan ini terjadi di dalam area pemeriksaan Polres Metro Jakarta Selatan, menambah kompleksitas kasus pembunuhan Alvaro.
Motif Pembunuhan Alvaro Terungkap: Cemburu Berujung Dendam
Penyelidikan kepolisian telah mengungkap motif di balik pembunuhan keji terhadap Alvaro Kiano Nugroho, yang dilakukan oleh ayah tirinya, Alex Iskandar. Motif utama yang mendasari tindakan ini adalah rasa cemburu yang kuat dari Alex terhadap istrinya, Arum, yang juga merupakan ibu kandung korban.
Dari proses pemeriksaan, penyidik menemukan bahwa Alex Iskandar memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam. Rasa cemburu ini berkembang menjadi dendam, terutama setelah Arum memutuskan untuk tetap berangkat ke Malaysia, meskipun Alex telah melarangnya.
Pihak keluarga sebelumnya juga telah menyampaikan dugaan motif yang sama, yakni kecemburuan Alex Iskandar terhadap Arum. Kecemburuan ini diyakini menjadi pemicu utama Alex Iskandar melakukan pembunuhan terhadap Alvaro, yang sempat hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Latar Belakang Hubungan Pelaku dan Korban Alvaro
Identitas pelaku pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho telah dikonfirmasi oleh kepolisian sebagai ayah tiri korban. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, secara tegas menyatakan, "Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro."
Hubungan antara Alex Iskandar dan ibu Alvaro, Arum, dimulai dengan pernikahan pada tahun 2023. Namun, hubungan pernikahan mereka dikabarkan sempat berencana untuk bercerai. Alvaro sendiri ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilaporkan hilang sejak Maret lalu di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya kasus ini terungkap dengan ditemukannya pelaku.
Sumber: AntaraNews