PLN Sumut Perkuat Literasi Digital MTs Muhammadiyah 19 Langkat Lewat Pelatihan Desain Grafis
PLN UID Sumatera Utara menginisiasi program penguatan Literasi Digital PLN Sumut bagi siswa MTs Muhammadiyah 19 Langkat, membekali mereka dengan pelatihan desain grafis dan sarana komputer.
PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara baru-baru ini menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan dengan memperkuat literasi digital siswa. Program ini menyasar MTs Muhammadiyah 19 Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, melalui serangkaian pelatihan desain grafis yang komprehensif. Inisiatif Literasi Digital PLN Sumut ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan di era modern.
Dukungan nyata dari PLN UID Sumatera Utara tidak hanya berhenti pada pelatihan, melainkan juga mencakup penyediaan sarana laboratorium komputer yang memadai. Langkah strategis ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang kondusif, memungkinkan siswa untuk langsung mempraktikkan ilmu yang mereka dapatkan. Program ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa penguasaan teknologi merupakan pilar penting dalam membentuk individu yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Melalui program penguatan Literasi Digital PLN Sumut ini, diharapkan siswa dan tenaga pendidik di MTs Muhammadiyah 19 dapat semakin adaptif terhadap dinamika teknologi. Keterampilan yang relevan akan menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan global.
Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Teknologi
Pendidikan berkualitas yang diiringi dengan penguasaan teknologi adalah investasi krusial untuk menyiapkan generasi muda yang kreatif dan kompeten. Mundhakir menekankan bahwa era digital menuntut kemampuan adaptasi dan inovasi yang tinggi dari setiap individu. Oleh karena itu, program pelatihan desain grafis dan dukungan fasilitas komputer ini menjadi jembatan penting menuju masa depan yang lebih cerah bagi para siswa.
Kehadiran PLN dalam program ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan, melainkan sebuah kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat. Mundhakir berharap program Literasi Digital PLN Sumut ini dapat memberikan dampak langsung dan positif. Listrik, sebagai tulang punggung teknologi, diharapkan tidak hanya menerangi ruang belajar, tetapi juga menyalakan harapan serta potensi masa depan generasi muda di Langkat.
Pihak PLN sangat berharap program ini mampu mendorong peningkatan literasi digital, kreativitas, dan keterampilan teknologi di kalangan generasi muda. Keterampilan tersebut merupakan bekal esensial agar siswa mampu beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi secara signifikan di tengah perkembangan dunia yang semakin digital. Inisiatif ini mencerminkan visi PLN untuk tidak hanya menjadi penyedia energi, tetapi juga pendorong kemajuan sosial.
Dampak Positif dan Apresiasi dari Pihak Sekolah
Bantuan dari PLN UID Sumatera Utara ini disambut baik oleh pihak sekolah. Kepala MTs Muhammadiyah 19 Tanjung Pura, Iwan Susanto, mengungkapkan bahwa dukungan ini sangat memperkuat sarana pembelajaran. Selain itu, program ini juga membuka ruang kreativitas yang lebih luas bagi para siswa. Adanya laboratorium komputer yang didukung dengan pelatihan desain grafis menjadi nilai tambah signifikan bagi proses belajar mengajar.
Iwan Susanto menambahkan, bantuan ini memiliki arti yang sangat penting bagi sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Dengan fasilitas dan pelatihan yang memadai, siswa kini memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan potensi kreatif mereka. Hal ini sejalan dengan tuntutan zaman yang mengedepankan kemampuan digital dan inovasi.
Program penguatan Literasi Digital PLN Sumut ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di masa mendatang. Kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga pendidikan memiliki peran vital dalam mempersiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan global. Dengan demikian, investasi dalam pendidikan berbasis teknologi akan terus menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Sumber: AntaraNews