Disdik Sumut Percepat Digitalisasi Pendidikan: Ratusan Sekolah Nikmati Akses Internet Gratis
Dinas Pendidikan Sumut gencar wujudkan digitalisasi pendidikan. Simak bagaimana program Akses Internet Gratis Sekolah Sumut menjangkau ratusan lembaga demi pemerataan informasi.
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara aktif merealisasikan program penyediaan akses internet gratis. Inisiatif ini ditujukan bagi sekolah-sekolah di seluruh wilayah Sumut untuk mendukung penuh digitalisasi pendidikan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta pemerataan akses informasi bagi para siswa.
Kepala Disdik Provinsi Sumut, Alexander Sinulingga, menyatakan bahwa sepanjang tahun ini, 66 sekolah telah menikmati fasilitas internet gratis. Dana untuk program tahap pertama ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut Tahun Anggaran 2025. Realisasi ini mencakup jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Tidak berhenti di situ, Disdik Sumut juga sedang dalam proses pembangunan akses internet gratis di 97 sekolah lainnya. Anggaran untuk tahap kedua ini dialokasikan melalui APBD Perubahan Sumut Tahun Anggaran 2025. Upaya ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan setiap siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses sumber belajar digital.
Pemerataan Akses Internet di Berbagai Wilayah Sumut
Penyediaan akses internet gratis ini mencakup 66 sekolah penerima/pengguna akhir yang terdiri dari 29 SMA, 34 SMK, dan tiga SLB. Sekolah-sekolah ini tersebar di berbagai kabupaten seperti Langkat, Dairi, Simalungun, Labuhan Batu Selatan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Nias Utara, Nias Barat, dan Nias Selatan.
Alexander Sinulingga menjelaskan bahwa penyediaan internet gratis ini bertujuan untuk menciptakan pendidikan berkualitas dan merata. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan inklusi digital serta akses yang lebih baik bagi siswa untuk belajar secara daring dan mengakses informasi.
"Sepanjang tahun ini, telah terealisasi pembangunan internet gratis 66 sekolah di Sumut dibiayai melalui APBD Sumut Tahun Anggaran 2025," ucap Kepala Disdik Provinsi Sumut Alexander Sinulingga di Medan, Senin.
Saat ini, proses pembangunan akses internet gratis sedang berlangsung di 97 sekolah tambahan di Sumut, menggunakan alokasi APBD Perubahan Sumut Tahun Anggaran 2025. Tahap ini akan menjangkau 56 SMA, 40 SMK, dan satu SLB yang tersebar di Serdang Bedagai, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah, Padang Lawas Utara, dan berbagai wilayah Nias.
Dukungan Infrastruktur Listrik untuk Satuan Pendidikan
Selain program internet gratis, Pemerintah Provinsi Sumut pada tahun ini juga telah merealisasikan peningkatan fasilitas layanan listrik. Sebanyak 35 satuan pendidikan di Sumut, yang terdiri dari 27 SMK dan delapan SMA, telah mendapatkan dukungan ini untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Tujuh satuan pendidikan telah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), termasuk SMAN 2 Muara Batang Gadis dan SMKN 2 Somolomolo. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan sumber energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi sekolah-sekolah.
Dua satuan pendidikan lainnya, yaitu SMKN 1 Aek Bilah di Tapanuli Selatan, menerima bantuan PLTS Supersun dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sementara itu, SMKN 1 Ulunoyo di Nias Selatan telah masuk dalam Usulan Listrik Desa 2025, menandakan perluasan jangkauan listrik ke daerah terpencil.
Lebih lanjut, 20 satuan pendidikan telah mengalami penambahan daya listrik dari 900 VA menjadi 5.500 VA, yang tersebar di Cabang Dinas Wilayah XIII Gunungsitoli dan Cabang Dinas Wilayah XIV. Namun, satu proyek pasang baru dari PLN untuk SMAN 9 Padangsidempuan terkendala sengketa tanah, menunjukkan tantangan dalam pengembangan infrastruktur.
Sumber: AntaraNews