Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 81 Sekolah di Sulawesi Tenggara, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meresmikan program Revitalisasi Sekolah Sulawesi Tenggara senilai Rp122 miliar, mencakup 81 sekolah dan dua satuan pendidikan baru, demi pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 81 Sekolah di Sulawesi Tenggara, Tingkatkan Mutu Pendidikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meresmikan program Revitalisasi Sekolah Sulawesi Tenggara senilai Rp122 miliar, mencakup 81 sekolah dan dua satuan pendidikan baru, demi pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan. (AntaraNews)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti secara resmi meresmikan hasil revitalisasi 81 bangunan sekolah dan dua satuan pendidikan baru di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu, 10 Januari. Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 dengan total nilai mencapai Rp122 miliar. Peresmian ini menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Acara peresmian simbolis berlangsung di SMAN 7 Kendari, di mana Mendikdasmen Abdul Mu'ti turut menandatangani prasasti. Beliau menegaskan bahwa seluruh program revitalisasi sekolah di Sultra yang dibiayai APBN 2025 telah tuntas 100 persen. Pelaksanaannya berjalan sesuai perencanaan awal, memastikan sarana pendidikan yang lebih baik bagi para siswa dan tenaga pendidik.

Selain renovasi puluhan sekolah, pemerintah pusat juga meresmikan dua sekolah baru yang bertujuan memperluas akses pendidikan di wilayah kepulauan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah untuk mencetak generasi unggul yang kompetitif. Tujuannya adalah mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Peningkatan Infrastruktur Pendidikan di Sultra

Pemerintah telah menyelesaikan revitalisasi 81 bangunan sekolah dan meresmikan dua satuan pendidikan baru di Sulawesi Tenggara. Proyek ini didanai dari APBN 2025 senilai Rp122 miliar, menunjukkan investasi besar dalam sektor pendidikan. Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, menyatakan bahwa semua proyek telah rampung 100 persen sesuai jadwal.

Dua sekolah baru yang diresmikan untuk memperluas akses pendidikan di wilayah kepulauan adalah SMAN 2 Siompu di Kabupaten Buton Selatan dan SMAN 7 Pasarwajo di Kabupaten Buton. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa di daerah terpencil. Khusus di SMAN 7 Kendari, anggaran sebesar Rp2,04 miliar dialokasikan untuk membenahi 11 ruang kelas, perpustakaan, laboratorium IPA, ruang OSIS, hingga fasilitas sanitasi.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti berharap sarana dan prasarana yang telah diperbaiki ini dapat dijaga dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun di masing-masing satuan pendidikan. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan modern.

Dorong Digitalisasi dan Akses Pendidikan Merata

Selain infrastruktur fisik, Mendikdasmen Abdul Mu'ti juga menyoroti progres digitalisasi pendidikan di Sulawesi Tenggara. Saat ini, penyaluran interactive flat panel (IFP) atau papan tulis digital interaktif di Sultra dilaporkan telah mencapai 95 persen. Ini menunjukkan upaya serius pemerintah dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Guna mengatasi kendala geografis yang mungkin menghambat akses digital, kementerian telah menyiapkan solusi teknologi inovatif. Bagi sekolah yang belum memiliki akses internet, pemerintah menyediakan layanan Starlink. Sementara itu, untuk sekolah yang belum teraliri listrik, akan dilengkapi dengan panel surya.

Solusi ini memastikan bahwa proses pembelajaran berbasis digital tetap dapat berjalan lancar, meskipun di daerah-daerah yang terpencil. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mencetak generasi unggul yang kompetitif. Tujuannya adalah mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat melalui pendidikan yang merata dan berkualitas.

Komitmen Pemerintah Wujudkan Generasi Unggul

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas teknologi yang telah diberikan kepada sekolah-sekolah. Ia berpesan agar bantuan fasilitas teknologi tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh para tenaga pendidik dan siswa. Pemanfaatan optimal ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital dan kemampuan adaptasi terhadap kemajuan teknologi.

Langkah-langkah ini merupakan bagian integral dari visi pemerintah untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan progresif. Dengan infrastruktur yang memadai dan dukungan teknologi, diharapkan mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara akan meningkat signifikan. Hal ini akan berkontribusi pada pencapaian tujuan nasional untuk melahirkan generasi yang cerdas dan berdaya saing global.

Komitmen pemerintah dalam program Revitalisasi Sekolah Sulawesi Tenggara ini menunjukkan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Melalui pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan, Indonesia optimis dapat mencetak sumber daya manusia unggul. Generasi ini diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman dan membawa kemajuan bagi negara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi