Disdikbud
-
News •Disdikbud Kaltim Dorong Pendidik Bangun Platform Digital Pendidikan ProfesionalDinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur mengarahkan tenaga pendidik untuk mandiri membangun serta mengelola Platform Digital Pendidikan profesional guna meningkatkan kualitas pengajaran di era digital.
-
News •Perubahan Alamat Jadi Kendala SPMB Jalur Domisili di Kota Malang 2026/2027Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menghadapi tantangan perubahan alamat calon peserta didik pada pendaftaran SPMB Jalur Domisili 2026/2027, terutama data yang belum terbarui di Dapodik.
-
News •Disdikbud Rejang Lebong Perketat Antisipasi Geng Motor Pelajar di Lingkungan SekolahDinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong mengambil langkah serius untuk antisipasi geng motor pelajar, meningkatkan pengawasan dan pembinaan demi menjaga ketertiban umum di wilayah tersebut.
-
News •Disdikbud Papua Tengah Ungkap Tantangan Distribusi Guru: Jumlah Cukup, Pemerataan Belum OptimalPlt. Kepala Disdikbud Papua Tengah, Nurhaidah, menyoroti bahwa ketersediaan guru di wilayahnya secara jumlah sudah mencukupi, namun distribusi guru Papua Tengah masih menjadi persoalan utama yang belum merata, terutama di daerah pedalaman dan konflik.
-
News •Tingkatkan SDM Unggul, Pemprov Papua Pegunungan Dirikan Sekolah Global Training Center di JayawijayaPemprov Papua Pegunungan dirikan Sekolah Global Training Center di Jayawijaya. Ini adalah inisiatif strategis untuk meningkatkan SDM dan mempersiapkan generasi muda terbaik untuk perguruan tinggi nasional dan internasional.
-
News •Disdikbud Rejang Lebong Tunjuk Delapan SMP Percontohan SPMB Daring Tahun Ajaran 2026/2027Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong menunjuk delapan SMP sebagai percontohan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) daring mulai tahun ajaran 2026/2027, bertujuan meningkatkan efisiensi dan pemerataan pendidikan di wilayah tersebut.
-
News •Pemkab Kuningan Luruskan Isu Besaran TGR Disdikbud, Realnya Rp3,2 MiliarPemerintah Kabupaten Kuningan meluruskan informasi simpang siur mengenai besaran TGR Disdikbud Kuningan yang sempat disebut puluhan miliar rupiah, memastikan nilai sebenarnya berdasarkan BPK adalah Rp3,2 miliar.
-
News •Pemkab Lombok Timur Usulkan Ribuan Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh WaktuPemerintah Kabupaten Lombok Timur mengusulkan perubahan status 4.876 guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, demi meningkatkan kesejahteraan dan mengatasi kekurangan SDM.
-
Politik •Pemprov Papua Pegunungan Perkuat Koordinasi Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis untuk Jamin Kualitas GiziPemerintah Provinsi Papua Pegunungan intensifkan koordinasi dengan penyelenggara program Makan Bergizi Gratis Papua Pegunungan demi memastikan kualitas gizi dan kebersihan makanan, mencegah insiden keracunan.
-
News •Pemprov Papua Pegunungan Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Bersama SPPGPemprov Papua Pegunungan aktif mendorong pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama SPPG untuk memastikan kualitas gizi dan kebersihan makanan, serta keberlanjutan program di wilayah tersebut.
-
News •Ratusan Sekolah Rusak Akibat Banjir di Aceh Timur, Aktivitas Belajar TerhentiBanjir besar melanda Aceh Timur, menyebabkan ratusan bangunan sekolah rusak banjir Aceh Timur dan mengganggu proses belajar mengajar. Disdikbud masih mendata kerugian.
-
News •Perluas Akses, Pemprov Banten Bangun Dua SKh Baru Dukung Pendidikan Inklusif BantenPemerintah Provinsi Banten mengambil langkah konkret dengan membangun dua Sekolah Khusus (SKh) baru pada tahun 2026, memperkuat Pendidikan Inklusif Banten bagi anak berkebutuhan khusus.
-
News •Viral! Surat Pernyataan Makan Bergizi Gratis Rejang Lebong Ditarik, Ada Poin Aneh Keracunan dan Ganti Rugi Ompreng?Dinas Pendidikan Rejang Lebong menarik surat pernyataan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral. Isi surat MBG Rejang Lebong itu memicu kontroversi, termasuk poin keracunan dan ganti rugi ompreng.
-
News •Rejang Lebong Tuan Rumah Revitalisasi Tradisi Lisan se-Bengkulu 2025: Sastra 'Nyambei' Jadi WBTB, Ini Jadwalnya!Kabupaten Rejang Lebong dipercaya menjadi tuan rumah Revitalisasi Tradisi Lisan se-Bengkulu 2025. Acara ini bertujuan melestarikan seni lisan daerah, apalagi setelah Sastra Lisan 'Nyambei' ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia.
-
News •Tahukah Anda? OKU Timur Gaungkan Program Wajib Belajar 13 Tahun Demi Indonesia Emas 2045Dinas Pendidikan OKU Timur meluncurkan program Wajib Belajar 13 Tahun, memperluas durasi pendidikan hingga PAUD. Langkah ambisius ini bertujuan mewujudkan generasi emas dan Indonesia Emas 2045.