Pelatihan Teknologi Informasi LPKA Ambon Bekali Anak Binaan Hadapi Era Digital
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon menyelenggarakan Pelatihan Teknologi Informasi dasar. Inisiatif ini bertujuan membekali anak binaan dengan keterampilan digital esensial untuk masa depan mereka setelah bebas.
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon, Maluku, menyelenggarakan program pelatihan teknologi informasi (TI) bagi anak binaan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya pembinaan. Pelatihan ini bertujuan mempersiapkan anak-anak menghadapi kehidupan setelah mereka bebas dari LPKA.
Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menyatakan bahwa pelatihan dasar TI sangat penting dalam proses pembinaan. Hal ini membantu anak binaan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat di era digital saat ini. Literasi digital dianggap sebagai kebutuhan dasar, membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan awal yang berguna.
Materi pelatihan mencakup pengenalan komputer, fungsi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pemanfaatan teknologi informasi secara positif dan bertanggung jawab. Pelatihan interaktif ini dibawakan oleh peserta magang Batch III Kementerian Ketenagakerjaan, Ulan Etwiory, dengan pendampingan staf LPKA Ambon.
Pentingnya Literasi Digital bagi Anak Binaan
Kurniawan Wawondos menekankan pentingnya literasi digital di era modern. "Literasi digital menjadi kebutuhan dasar di era saat ini," ujarnya. Melalui pengenalan informatika, LPKA Ambon berupaya membekali anak binaan dengan pengetahuan dan keterampilan awal yang bermanfaat. Keterampilan ini diharapkan dapat menunjang masa depan mereka, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun saat kembali ke masyarakat.
Pelatihan teknologi informasi ini dirancang untuk memastikan anak binaan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut setiap individu memiliki pemahaman dasar tentang TI. LPKA Ambon berkomitmen untuk tidak meninggalkan anak binaan tertinggal dalam aspek ini. Program ini menjadi jembatan bagi mereka menuju kemandirian digital.
Materi yang disampaikan disusun secara komprehensif namun mudah dicerna. Pengenalan dasar komputer, identifikasi fungsi perangkat keras, dan pemahaman perangkat lunak menjadi fokus utama. Selain itu, aspek pemanfaatan teknologi secara positif dan bertanggung jawab juga diajarkan. Ini penting untuk membentuk etika digital yang baik pada anak binaan.
Pendekatan Interaktif dan Antusiasme Peserta Pelatihan
Pelatihan ini dibawakan oleh Ulan Etwiory, peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan, dengan pendampingan Staf Pembinaan LPKA Ambon, Yosi Leweharila. Ulan Etwiory menyampaikan materi dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif. Tujuannya agar materi mudah dipahami oleh seluruh anak binaan.
"Materi dasar informatika kami sampaikan dengan pendekatan yang praktis dan komunikatif," kata Ulan Etwiory. Ia berharap anak binaan tidak hanya sekadar mengenal komputer, tetapi juga memahami manfaat teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menarik perhatian peserta pelatihan teknologi informasi.
Yosi Leweharila menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis. Lebih dari itu, pelatihan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter dan motivasi belajar bagi anak-anak. "Kegiatan ini mendorong anak binaan agar lebih percaya diri, berani mencoba hal baru, dan memanfaatkan masa pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan diri," jelasnya.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta pelatihan. Salah satu anak binaan berinisial AR mengungkapkan kegembiraannya. "Saya senang bisa belajar tentang komputer dan teknologi. Ini pengalaman baru dan membuat saya lebih semangat untuk belajar," tuturnya. Kegiatan pengenalan informatika ini berlangsung tertib dan aman, mencerminkan keberhasilan program LPKA Ambon.
Komitmen LPKA Ambon untuk Masa Depan Anak Binaan
LPKA Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang edukatif. Program-program ini dirancang agar adaptif terhadap perkembangan zaman dan berorientasi pada pengembangan keterampilan. Tujuannya adalah membekali anak binaan menuju masa depan yang lebih baik.
Inisiatif seperti pelatihan teknologi informasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen tersebut. LPKA Ambon berupaya memberikan bekal yang relevan dan dibutuhkan di masyarakat. Dengan demikian, anak binaan dapat memiliki peluang yang lebih baik setelah bebas.
Pengembangan keterampilan menjadi fokus utama dalam setiap program pembinaan. LPKA Ambon percaya bahwa pendidikan dan pelatihan vokasi adalah kunci reintegrasi sosial yang sukses. Mereka terus berinovasi dalam menciptakan program yang bermanfaat.
Sumber: AntaraNews