Pesona Gunung Rinjani Miliki Enam Jalur, dari Termudah hingga Paling Ekstrem
Temukan jalur pendakian Gunung Rinjani yang paling menantang dan alasan di balik tingkat kesulitannya.
Gunung Rinjani menjadi Gunung tertinggi ke-2 di Indonesia. Memiliki ketinggian 3.726 di atas permukaan laut, Gunung Rinjani berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Gunung Rinjani menawarkan keindahan alam tersendiri. Seperti, danau Segara Anak dan Gunung Baru Jari yang kokoh berdiri di tengah kaldera Gunung Rinjani.
Untuk jalur pendakian sendiri, Gunung Rinjani memiliki enam jalur. Mulai dari paling aman hingga ekstrem.
Dikutip dari berbagai sumber, enam jalur pendakian tersebut adalah jalur Senaru, Sembalun, Torean, Aik Berik, Timbanuh dan Tete Batu.
- Jalur Aik Berik
Salah satu jalur yang sering disebut sebagai yang paling menantang adalah jalur Aik Berik. Jalur ini menawarkan medan yang terjal dan sulit, sehingga hanya cocok untuk pendaki berpengalaman. Keberadaan jalur ini yang relatif sepi dan kurang dikenal membuatnya semakin menarik bagi mereka yang mencari tantangan. Pendaki yang memilih jalur ini harus siap menghadapi rintangan yang cukup berat, namun imbalan berupa keindahan alam yang masih alami sangat berharga.
2.Jalur Torean
Selain Aik Berik, jalur Torean juga dikenal sebagai jalur yang menantang. Medan yang terjal dan memerlukan fisik yang kuat menjadi ciri khas dari jalur ini. Namun, keindahan pemandangan yang ditawarkan, termasuk Danau Segara Anak yang spektakuler, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki.
Meskipun menantang, pengalaman mendaki di jalur Torean dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi mereka yang berhasil menaklukannya.
Jalur Timbanuh: Petualangan di Tengah Alam
Jalur Timbanuh juga layak diperhitungkan sebagai salah satu jalur pendakian yang menantang di Gunung Rinjani. Jalur ini dimulai dari Pos Pendakian Balai Taman Nasional Gunung Rinjani yang terletak di Desa Timbanuh.
Pendaki akan melewati hutan dan perkebunan warga yang memberikan pengalaman berbeda selama perjalanan. Meskipun jalur ini menawarkan keindahan alam yang memukau, medan yang dilalui sering kali cukup terjal dan memerlukan ketahanan fisik yang baik.
Di sisi lain, jalur pendakian yang lebih populer seperti Senaru dan Sembalun sering dianggap lebih mudah, namun bukan berarti tanpa tantangan. Pada bagian-bagian tertentu, terutama pendakian curam menuju Plawangan, pendaki akan dihadapkan pada tantangan yang tidak kalah berat. Selain itu, suhu dingin yang menyelimuti ketinggian dan angin kencang juga dapat menambah kesulitan dalam pendakian.
4.Jalur Senaru
Jalur pendakian ini terletak di desa Senaru, Lombok Utara. Rute ini merupakan jalur pendakian paling populer dan paling sering digunakan oleh para pendaki. Selama perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan indah seperti air terjun dan hutan tropis yang memukau.
Tiga air terjun paling populer di Lombok yaitu; Sendang Gile, Tiu Kelep dan Betara Lenjang berada tidak jauh dari gerbang pendakian Senaru.
5.Jalur Sembalun Lombok Timur
Jalur pendakian ini terletak di desa Sembalun, Lombok Timur dan merupakan yang paling populer. Seperti jalur pendakian lainnya, Sembalun juga memiliki sejumlah titik yang siap menguji nyali pendaki, akan tetapi keindahan hamparan padang savana yang membentang sejauh mata memandang akan membuat kalian lupa akan lelah dan rasa takut.
6.Jalur Tete Batu, Lombok Timur
Jalur pendakian ini baru diresmikan pada tahun 2020 dan langsung menjadi salah satu primadona baru bagi para Pendaki setelah photographer Sam Kolder dan Bryn North memilih jalur ini ketika mendaki Gunung Rinjani menuju puncak Sangkareang.