Pemkab Jayapura Genjot Percepatan Implementasi Kabupaten Layak Anak
Pemerintah Kabupaten Jayapura serius mempercepat implementasi program Kabupaten Layak Anak (KLA) demi memastikan pemenuhan hak dan perlindungan anak-anak di wilayahnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, secara proaktif mempercepat implementasi program Kabupaten Layak Anak (KLA) di wilayahnya. Percepatan ini diwujudkan melalui pelembagaan Pemenuhan Hak Anak (PHA) yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, hingga sektor dunia usaha yang beroperasi di lingkup provinsi dan daerah setempat.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen serius Pemkab Jayapura untuk memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan maksimal serta pemenuhan hak-hak dasarnya secara komprehensif. Implementasi KLA bukan hanya sekadar program administratif, melainkan sebuah investasi fundamental untuk masa depan generasi penerus bangsa yang lebih baik.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, menegaskan bahwa anak merupakan aset strategis yang sangat berharga bagi bangsa. Oleh karena itu, pembangunan yang berpihak pada kepentingan anak menjadi esensial untuk menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang aman, sehat, dan kondusif bagi mereka.
Komitmen Kuat Pemkab Jayapura Wujudkan Lingkungan Ramah Anak
Abdul Rahman Basri menjelaskan bahwa program Kabupaten Layak Anak (KLA) adalah manifestasi dari komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Tujuannya adalah untuk menjamin anak-anak di Kabupaten Jayapura terbebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi yang dapat menghambat pertumbuhan mereka. Selain itu, KLA juga memastikan bahwa mereka memperoleh hak-hak dasar yang meliputi akses terhadap pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, dan lingkungan hidup yang benar-benar ramah anak.
Menurut Basri, pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan hak anak merupakan investasi jangka panjang yang sangat strategis. Investasi ini tidak hanya berdampak positif bagi masa depan daerah Kabupaten Jayapura, tetapi juga bagi kemajuan bangsa secara keseluruhan. Dengan memberikan perhatian penuh pada anak-anak, daerah ini berupaya menciptakan generasi yang tangguh dan berkualitas.
Dalam upaya mempercepat terwujudnya KLA secara berkelanjutan, Pemkab Jayapura secara aktif mendorong penguatan sinergi lintas sektor. Kolaborasi erat antara pemerintah daerah, masyarakat sipil, dunia usaha, dan media massa dianggap sebagai kunci keberhasilan. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang mendukung penuh tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Jayapura.
Perjalanan dan Harapan Kabupaten Jayapura Menuju Predikat KLA yang Lebih Tinggi
Dalam proses penilaian untuk menjadi Kabupaten Layak Anak, Kabupaten Jayapura tidak sendirian. Bersama dengan Kota Jayapura, kedua wilayah ini merupakan representasi dari seluruh wilayah di Papua yang mengajukan diri untuk dievaluasi. Namun, pada tahap awal proses penilaian yang ketat, hanya Kabupaten Jayapura yang berhasil memenuhi kriteria untuk masuk ke dalam sistem evaluasi.
Ketua Tim Verifikasi KLA, Josefientje Wandosa, memaparkan bahwa saat ini Kabupaten Jayapura masih berada pada predikat pratama. Predikat ini menunjukkan bahwa meskipun telah ada upaya dan langkah awal yang baik dalam pemenuhan hak anak, masih terdapat ruang untuk peningkatan dan pengembangan lebih lanjut di berbagai sektor yang relevan.
Wandosa sangat mengharapkan adanya komitmen berkelanjutan dari semua pemangku kepentingan. Ini mencakup pemerintah daerah, elemen masyarakat, dan organisasi non-pemerintah. Dengan adanya dukungan penuh dan kerja sama yang sinergis dari berbagai pihak, Kabupaten Jayapura memiliki potensi besar untuk meningkatkan predikatnya. Target selanjutnya adalah mencapai predikat madya atau bahkan nindya di masa mendatang, yang akan menandai kemajuan signifikan dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Sumber: AntaraNews