Bukan Sekadar Slogan, Bengkayang Perkuat Komitmen Jadi Kabupaten Layak Anak dengan Perda Khusus!

Pemkab Bengkayang serius wujudkan Kabupaten Layak Anak melalui kebijakan strategis dan layanan ramah anak, bukan hanya slogan. Bagaimana langkah konkretnya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bukan Sekadar Slogan, Bengkayang Perkuat Komitmen Jadi Kabupaten Layak Anak dengan Perda Khusus!
Pemkab Bengkayang serius wujudkan Kabupaten Layak Anak melalui kebijakan strategis dan layanan ramah anak, bukan hanya slogan. Bagaimana langkah konkretnya? (Merdeka.com)

Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, belum lama ini mempertegas komitmennya untuk memperkuat implementasi daerah tersebut sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Langkah ini diambil melalui berbagai upaya nyata dan terukur, bukan hanya sekadar slogan semata.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkayang, Yustianus, menyatakan bahwa pemerintah berupaya keras memenuhi indikator-indikator KLA sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini bertujuan untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik dalam penilaian KLA.

Yustianus berharap, pelatihan yang diadakan dapat menghasilkan ide dan solusi konkret. Ide-ide tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Layak Anak Bengkayang.

Landasan Hukum dan Partisipasi Lintas Sektor

Pembangunan Kabupaten Layak Anak di Bengkayang tidak hanya bergantung pada satu pihak, melainkan harus melibatkan partisipasi lintas sektor secara menyeluruh. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 Tahun 2022 mengenai Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak Bengkayang, Pemkab telah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis yang kuat. Salah satu kebijakan penting adalah lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2023.

Perda ini berfungsi sebagai payung hukum yang kokoh. Keberadaannya memastikan setiap penyusunan kebijakan di daerah akan ramah anak dan mendukung penuh inisiatif Kabupaten Layak Anak.

Inovasi Layanan Ramah Anak di Berbagai Bidang

Selain payung hukum, Pemkab Bengkayang juga mengembangkan berbagai layanan yang ramah anak di berbagai tingkatan. Ini mencakup sekolah ramah anak yang tersedia mulai dari tingkat TK/PAUD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tidak hanya itu, fasilitas kesehatan ramah anak juga disediakan di rumah sakit dan puskesmas untuk memastikan kenyamanan anak saat berobat. Pemkab juga membangun ruang publik berupa taman bermain yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Guna memperkuat perlindungan anak dan perempuan, Pemkab telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD-PPA). Unit ini fokus pada pencegahan dan penanganan kasus kekerasan yang menimpa kelompok rentan tersebut.

Memastikan Manfaat Optimal bagi Anak-anak Bengkayang

Sekda Yustianus menekankan bahwa komitmen Bengkayang dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi dampak nyata bagi kehidupan anak-anak.

“Dengan adanya UPTD-PPA, kami berharap perlindungan terhadap anak dan perempuan lebih optimal, baik dalam pencegahan maupun penanganan kasus,” ujarnya.

Yustianus menambahkan, “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Bengkayang tumbuh di lingkungan yang aman, ramah, serta mendukung pemenuhan hak-hak mereka secara optimal.” Komitmen ini diharapkan dapat menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan terlindungi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi