Pemkab Batang Percepat Seleksi JPTP untuk Isi Empat Jabatan Kepala OPD
Pemerintah Kabupaten Batang mempercepat Seleksi JPTP guna mengisi kekosongan empat posisi kepala OPD strategis. Simak tahapan ketat yang harus dilalui para kandidat terbaik untuk optimalisasi kinerja daerah.
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menunjukkan komitmen kuat dalam optimalisasi birokrasi dengan mempercepat proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Langkah ini diambil untuk segera mengisi empat posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini masih kosong. Percepatan seleksi JPTP ini diharapkan dapat memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Batang, Dwi Riyanto, menjelaskan bahwa tahapan seleksi telah memasuki fase penilaian mendalam. Proses ini bertujuan memotret secara komprehensif kompetensi, potensi, serta kapasitas kepemimpinan para kandidat. Penilaian dilakukan oleh tim independen untuk menjaga objektivitas dan kualitas hasil.
Seluruh proses seleksi ini dirancang agar berjalan lancar dan tuntas sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Dengan demikian, jabatan-jabatan strategis di lingkungan Pemkab Batang dapat segera terisi oleh figur-figur terbaik. Hal ini krusial untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan daerah.
Tahapan Ketat Seleksi JPTP Batang
Proses penilaian atau assessment center merupakan salah satu tahapan krusial dalam Seleksi JPTP Batang. Tahapan ini dilaksanakan oleh tim independen dari Pusat Pengkajian Kebijakan dan Pengembangan Kompetensi SDM dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Keterlibatan pihak eksternal dan profesional ini menjamin objektivitas dan kredibilitas hasil penilaian.
Dwi Riyanto mengungkapkan bahwa tahapan assessment ini telah dilalui oleh para peserta yang mendaftar di empat OPD. OPD yang dimaksud adalah Inspektorat, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Perpustakaan. Setiap posisi ini memiliki peran vital dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Batang.
Berdasarkan hasil seleksi administrasi sebelumnya, jumlah kandidat yang lolos di masing-masing OPD bervariasi. Formasi Inspektorat diikuti oleh empat kandidat, Dinas Kelautan dan Perikanan tiga orang, Disdukcapil tiga kandidat, dan Dinas Perpustakaan lima kandidat. Semua peserta ini akan kembali diseleksi ketat melalui assessment untuk mendapatkan sosok pemimpin terbaik yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Uji Kompetensi Lanjutan dan Keterlibatan Pansel Independen
Setelah melewati assessment center, para kandidat Seleksi JPTP Batang masih harus menghadapi dua tahapan seleksi lanjutan yang tak kalah penting. Tahapan tersebut meliputi penulisan makalah dan tes wawancara. Kedua tahapan ini dirancang untuk menggali lebih dalam visi, misi, serta kemampuan manajerial para calon kepala OPD.
Tahapan wawancara nantinya akan dilakukan oleh panitia seleksi (pansel) yang melibatkan berbagai unsur. Pansel ini terdiri dari dua akademisi, masing-masing berasal dari Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Negeri Semarang. Selain itu, terdapat satu pansel dari Provinsi Jawa Tengah dan dua pansel dari internal pemerintah daerah. Keberagaman anggota pansel ini memastikan penilaian yang komprehensif dari berbagai perspektif.
Dwi Riyanto berharap seluruh proses Seleksi JPTP ini dapat berjalan lancar dan tuntas sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Target penyelesaian seleksi adalah pada Maret 2026. Dengan demikian, kekosongan jabatan strategis dapat segera terisi, dan kinerja pemerintahan daerah Kabupaten Batang dapat semakin optimal dalam melayani masyarakat dan mewujudkan pembangunan.
Sumber: AntaraNews