Onad Terjerat Narkoba, Polisi Wanti-Wanti Bakal Sikat Siapa Saja yang Terlibat
Artis Onad ditangkap, Polisi tak segan-segan akan menindaklanjuti laporan siapa saja terkait dengan narkoba.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengingatkan masyarakat untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Pernyataan ini disampaikan Ade Ary usai penangkapan artis Onadio Leonardo alias Onad bersama istrinya di perumahan Trevista West Rempoa, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
"izin mengimbau bahwa narkoba ini adalah musuh bangsa ya, musuh kita bersama," kata Ade Ary kepada wartawan, Jumat (31/10).
Dia mengajak agar seluruh lapisan masyarakat ikut memerangi peredaran narkoba. "Mari sama-sama kita perangi, tolong jangan melakukan propaganda dalam bentuk apapun ya, menggunakan, mengedarkan, memproduksi," ucap dia.
Bakal Tindak Lanjut Laporan
Ade Ary memastikan kepolisian siap menindaklanjuti setiap laporan atau informasi dari masyarakat terkait peredaran narkoba.
“Apabila ada informasi dari masyarakat tentang hal ini, pasti akan kami tindaklanjuti dan kami ungkapkan. Jadi mohon waktu rekan-rekan, kasus ini masih terus berkembang ya," tandas dia.
Kronologi Penangkapan Onad
Sebelumnya, Ade Ary menerangkan, penangkapan bermula dari penggerebekan di Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu malam (29/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Dari lokasi pertama itu, satu orang diamankan. Kasus itu kemudian dikembangkan ke Trevista West Rempoa, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Di sanalah Onad dan seorang wanita ditangkap.
"Kemarin dalam proses penangkapan ini setidaknya diamankan total ada 3 orang yang diamankan ya. Di TKP pertama itu di daerah Sunter, Tanjung Priok, lalu TKP kedua tadi di Ciputat Timur di Rempoa Barat ya, Trevista Rempoa," ucap dia.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu lembar papir, satu klip kecil berisi batang ganja, satu boks kecil, serta tiga unit handphone. Polisi menduga sebelum penggerebekan, Onad sempat menggunakan ekstasi.
“Rekan-rekan untuk saudara LA ya, di TKP-nya tersebut ditemukan satu lembar papir, kemudian satu klip plastik kecil berisi batang ganja, kemudian satu boks kecil, dan tiga handphone. Ya, berdasarkan hasil pendalaman di lapangan, maka barang bukti ekstasinya sudah habis karena diduga dipakai, yang ditemukan hanya ada beberapa sisa ganja di dalam plastik ya," ucap dia.
Usai penangkapan, Onad bersama Beby dan satu orang lain dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan intensif.
"Saat ini Satresrse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat masih terus melakukan pengembangan," ucap dia.