Nekat Terobos Perlintasan, Lansia di Lampung Tewas Tertabrak KA Babaranjang
Korban diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BE 4041 YD dan melawan arus dari arah Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Raden Intan.
Seorang pria lanjut usia bernama Arman (60) tewas mengenaskan setelah tertabrak Kereta Api Babaranjang di perlintasan resmi dekat Stasiun Tanjungkarang, Jalan Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (23/8) pagi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.10 WIB ketika korban, warga Kelurahan Pasir Gintung, Tanjung Karang Pusat, menerobos perlintasan yang sudah tertutup sempurna.
Arman diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BE 4041 YD dan melawan arus dari arah Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Raden Intan.
Kronologi Kejadian
Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan pintu perlintasan telah tertutup rapat ketika korban memaksa melintas.
“Tak lama, terdengar Semboyan 35 dari masinis KA 4045, namun kecelakaan tidak dapat dihindari. Sepeda motor tertemper KA dan terseret sekitar 300 meter, sementara pengendara terpental hingga 6 meter ke tengah rel,” kata Zaki.
Kereta Api 4045 pun melakukan berhenti luar biasa untuk mengevakuasi kendaraan yang tersangkut. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Abdoel Moeloek.
Zaki menegaskan peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.
“Kami terus mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan di perlintasan. Kereta api memiliki karakteristik tidak bisa berhenti mendadak, sehingga keselamatan harus diutamakan,” ujarnya.
Menurutnya, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta sesuai undang-undang yang berlaku agar insiden serupa tidak terulang.