Tragis di Batang, Petugas Kontrol Rel Tewas Tertabrak KA Blambangan Ekspres
Korban yang diketahui bernama Amat Seswanto saat kejadian berada di sekitar rel hingga akhirnya tersambar kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Seorang petugas kontrol rel kereta api dilaporkan tewas setelah tertabrak Kereta Api Blambangan Ekspres di jalur wilayah Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Senin (27/4) pukul 03.12 WIB. Korban yang diketahui bernama Amat Seswanto saat kejadian berada di sekitar rel hingga akhirnya tersambar kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Kasi Humas Polres Batang Ipda Sri Widodo mengatakan kejadian bermula saat kereta Blambangan Express jurusan Banyuwangi–Pasar Senen melintas di kilometer 76+8 pada petak jalur Tegalsari–Batang.
Sesampainya di lokasi kejadian, kereta yang dikemudikan oleh masinis Pudjijana dengan asisten masinis Ayub M dari arah Banyuwangi melihat korban berada di sekitar rel.
"Kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi langsung menabrak korban. Benturan keras tidak dapat dihindari sehingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Ipda Sri Widodo, Senin (27/4).
Masinis
Setelah kejadian, pihak masinis segera melaporkan insiden tersebut kepada petugas Stasiun Ujungnegoro untuk ditindaklanjuti.
Laporan kemudian diteruskan kepada petugas pengamanan jalur serta aparat kepolisian setempat. Petugas dari Polsek Tulis bersama jajaran subsektor Kandeman langsung menuju lokasi setelah menerima informasi kejadian.
"Selanjutnya petugas mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengevakuasi korban," ungkapnya.
Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan area rel guna mencegah gangguan perjalanan kereta api lainnya. Sedangkan sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk memperjelas kronologi kejadian.
"Kita minta keterangan saksi tiga orang diantaranya. Agus Setiawan, Okky, serta Ali Mahfud yang berada di sekitar lokasi saat kejadian," ujarnya.
Identifikasi
Proses identifikasi korban dilakukan di lokasi sebelum jenazah dibawa ke rumah sakit. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kalisari Batang untuk proses identifikasi lanjutan.
“Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Batang untuk dilakukan identifikasi,” lanjutnya.
Dari hasil pendataan sementara, korban merupakan petugas yang bertanggung jawab terhadap pengawasan jalur rel di wilayah tersebut. Namun hingga kini, belum dipastikan secara detail aktivitas korban tepat sebelum kejadian berlangsung.
"Petugas masih mendalami apakah korban sedang menjalankan tugas rutin atau berada di jalur rel untuk keperluan lain," jelasnya.
Faktor Lain
Selain itu, kepolisian juga menelusuri kemungkinan faktor lain yang menyebabkan korban berada di jalur saat kereta melintas.
Koordinasi juga dilakukan dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan. Peristiwa ini sempat mengundang perhatian warga sekitar yang mengetahui adanya kejadian di jalur rel tersebut.
Namun situasi tetap terkendali setelah petugas melakukan penanganan cepat di lokasi.
"Kasus kecelakaan ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk memastikan kronologi lengkap serta penyebab pasti kejadian," katanya.