Video Terakhir Elmi Febrianti Sebelum Terjatuh dari Tebing Appalarang Bulukumba
Tak lama setelah kejadian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus dan terhempas ombak hingga berjarak sekitar 1,5 kilometer.
Video seorang wisatawan perempuan bernama Elmi Febrianti (20) sebelum terjatuh dari tebing di kawasan Wisata Appalarang, Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, viral di media sosial.
Tak lama setelah kejadian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus dan terhempas ombak hingga berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal jatuh.
Dalam salah satu video yang beredar, Elmi terlihat berjalan perlahan di atas sebuah kayu yang berada di area tepi laut. Saat itu, ia tampak mengenakan pakaian serba hitam, rok panjang berwarna krem, serta membawa tas. Di sekelilingnya, laut terlihat relatif tenang tanpa gelombang tinggi yang mencolok.
Momen Terakhir
Langkah demi langkah yang diambil Elmi di atas kayu tersebut menjadi salah satu momen terakhir yang terekam sebelum insiden nahas itu terjadi.
Dalam rekaman lainnya yang juga beredar luas dan disebut sebagai video terakhir korban, Elmi terlihat duduk santai di area spot foto di tepi jurang Appalarang. Ia tampak mengenakan topi dan kacamata, sembari menghadap ke arah laut tanpa menunjukkan tanda-tanda kekhawatiran.
Namun di balik suasana tenang tersebut, ombak sesekali terlihat menghantam karang di bawah tebing dengan cukup kuat. Momen tersebut kemudian menjadi sorotan warganet setelah peristiwa tragis menimpa wisatawan muda tersebut.
"Video terakhir mu dek (Elmi Ajh) Sebelum kamu pergi meninggalkan kita semua," tulis akun @erhawaty.r seperti dikutip dari unggahan yang beredar di media sosial.
Video detik-detik seorang wisatawan perempuan terjatuh
Sebelumnya, video detik-detik seorang wisatawan perempuan terjatuh dari tebing Appalarang juga sempat viral. Tim SAR bersama pihak terkait langsung melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Elmi Febrianti (20).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Hasbullah, menjelaskan bahwa korban diduga terjatuh setelah terpeleset akibat hempasan ombak di area spot foto yang berada di pinggir tebing.
"Korban terkena hempasan ombak di pinggiran tebing tempat spot foto Apparalang. Karena hempasan ombak itu, korban terjatuh ke laut," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (9/6).
Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 00.10 Wita. Jenazah ditemukan berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian, tepatnya di koordinat 5°31’31.285” LS dan 120°26’51.215” BT.
Namun proses pencarian tidak berjalan mudah. BPBD Bulukumba menyebut gelombang tinggi serta kondisi gelap pada malam hari menjadi kendala utama tim di lapangan.
"Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian ditutup," kata Hasbullah.