Anggota DPR Gus Hilman Mulai Membaik Usai Kecelakaan Maut di Tol Paspro Akibatkan 2 Staf Meninggal
Kendaraan yang ditumpangi rombongan menghantam bagian belakang dump truk hingga menyebabkan dua staf pendamping meninggal dunia.
Mobil rombongan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman, mengalami kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834 pada Sabtu (23/5/2026) sore. Kendaraan yang ditumpangi rombongan menghantam bagian belakang dump truk hingga menyebabkan dua staf pendamping meninggal dunia.
Sementara itu, kondisi Gus Hilman dilaporkan mulai membaik dan masih menjalani perawatan di RS dr Soetomo Surabaya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB, Hasanuddin Wahid atau Cak Udin, menyebut Gus Hilman kini sudah sadar pasca menjalani penanganan medis.
“Alhamdulillah sudah membaik aman dan sadar,” kata Cak Udin saat dikonfirmasi, Sabtu (24/5/2026).
Sebelumnya, Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, yang juga ayah kandung Gus Hilman, sempat meminta doa agar operasi putranya berjalan lancar.
“Mohon doanya,” kata dia.
Diduga Sopir Mengantuk
Kecelakaan maut tersebut diduga dipicu sopir yang mengantuk dan kehilangan konsentrasi saat berkendara. Insiden terjadi ketika rombongan dalam perjalanan pulang usai menghadiri roadshow kampus.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahadian, menjelaskan kecelakaan terjadi di jalur B Tol Paspro yang berada di wilayah Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
Menurut Taufik, mobil Toyota Innova bernomor polisi N 1297 NB yang dikemudikan Mahrus Ali melaju dari arah Probolinggo menuju Pasuruan. Di dalam kendaraan tersebut terdapat tiga penumpang, yakni Gus Hilman serta dua staf pendampingnya, Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26).
Rombongan legislator dari Fraksi PKB itu diketahui baru saja meninggalkan Universitas Nurul Jadid, Probolinggo, setelah mengikuti agenda seminar.
Mobil Oleng hingga Tabrak Dump Truk
Saat melintas di lokasi kejadian melalui lajur kanan, pengemudi Innova diduga mengalami kelelahan hingga mengantuk berat. Akibatnya, konsentrasi menurun dan kendaraan mendadak oleng ke arah kiri jalan tol.
Di saat bersamaan, sebuah dump truk bernomor polisi W 8439 UK yang dikemudikan Imam Subekti tengah melaju di lajur kiri dengan arah yang sama. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Mobil Innova menghantam bagian bak belakang sebelah kanan dump truk dengan keras.
"Sopir kendaraan Innova diduga mengantuk atau kurang konsentrasi sehingga kendaraan ke kiri dan menabrak bagian bak belakang sebelah kanan dump truk," kata Taufik saat dihubungi, Sabtu (23/5/2026) malam.
Benturan keras membuat bagian depan mobil Innova ringsek parah hingga sisi kiri kendaraan mengalami kerusakan berat.
Dua Staf Meninggal Dunia
Kecelakaan tersebut menyebabkan dua staf pendamping Gus Hilman, yakni Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, Gus Hilman dan sopir kendaraan, Mahrus Ali, dilaporkan selamat meski mengalami luka-luka akibat benturan keras.
Petugas kepolisian bersama pengelola tol segera melakukan evakuasi setelah menerima laporan kecelakaan. Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka, langsung dibawa ke Rumah Sakit Ar Rozy, Kota Probolinggo.
Hingga kini, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti. Satlantas Probolinggo Kota juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini," pungkas Taufik.