Menteri Kebudayaan Usulkan Program Kerja Sama Budaya Indonesia Uruguay Jelang 60 Tahun Hubungan Diplomatik
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengusulkan berbagai program Kerja Sama Budaya Indonesia Uruguay, termasuk pameran seni dan pertukaran seniman, seiring dengan mendekatnya usia 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara untuk memperkuat ikatan bilateral.
Jakarta, 28 Februari 2026 – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengusulkan sejumlah program bilateral terkait kebudayaan antara Indonesia dan Uruguay. Usulan ini disampaikan seiring dengan hubungan diplomatik kedua negara yang akan memasuki usia 60 tahun.
Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ikatan bilateral serta mempromosikan identitas budaya masing-masing negara. Fadli Zon menekankan pentingnya budaya sebagai fondasi penguatan hubungan yang berkelanjutan antara Indonesia dan Uruguay.
Duta Besar Uruguay untuk ASEAN, Cristina Gonzalez, menyambut baik dialog strategis ini. Ia berharap diplomasi budaya dapat terus berlanjut untuk memperkuat hubungan bilateral melalui kemajuan budaya di kedua negara.
Inisiatif Promosi Budaya Melalui Kerja Sama Bilateral
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan sambutan hangatnya terhadap kerja sama bilateral antara Indonesia dan Uruguay, khususnya di bidang kebudayaan. Sebagai tindak lanjut, ia mengusulkan inisiasi nota kesepahaman (MoU) untuk berbagai bentuk kerja sama penting.
Program-program yang diusulkan dirancang untuk mempromosikan identitas budaya kedua negara. Ini mencakup penyelenggaraan pameran seni, peningkatan kerja sama antar museum, dan fasilitasi pertukaran seniman.
Fadli Zon juga sangat mendukung partisipasi para pegiat budaya dalam program residensi internasional, termasuk antara seniman Uruguay dan Indonesia. Menurutnya, residensi merupakan program yang sangat baik karena menyediakan platform untuk menampilkan ekspresi budaya masing-masing negara.
Dukungan UNESCO dan Pameran Seni Amerika Latin
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Fadli Zon juga meminta dukungan Uruguay untuk pencalonan Indonesia sebagai Anggota Komite Antarpemerintah UNESCO untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda (ICH) periode mendatang. Pemilihan untuk posisi ini dijadwalkan akan berlangsung pada Juni 2026.
Selain itu, Menteri Kebudayaan mendorong diskusi lebih lanjut mengenai TIERRA VIVA. Ini adalah pameran budaya yang akan menampilkan karya-karya seniman Amerika Latin dan direncanakan untuk diselenggarakan di Galeri Nasional Indonesia.
Komitmen Bersama Perkuat Hubungan Diplomatik
Duta Besar Uruguay untuk ASEAN, Cristina Gonzalez, menyampaikan harapannya untuk kelanjutan diplomasi budaya dengan Indonesia. Ia menegaskan bahwa dialog strategis antara Uruguay dan Indonesia sangat penting untuk memperkuat hubungan bilateral melalui kemajuan budaya di kedua negara.
Gonzalez menyatakan kegembiraannya untuk terus berkolaborasi di berbagai sektor dan membangun kontak antar masyarakat (people-to-people contact) antara Uruguay dan Indonesia.
Dalam pidato penutupnya, Menteri Fadli Zon berharap diplomasi budaya yang terjalin dengan Uruguay dapat segera terwujud menjadi inisiatif konkret. Ia menekankan bahwa pertukaran budaya akan memperkuat ekosistem budaya bilateral.
“Dengan menjadikan budaya sebagai dasar kemitraan, Indonesia dan Uruguay dapat memperkuat hubungan bilateral yang langgeng. Oleh karena itu, kita dapat bergerak cepat untuk mengembangkan kerja sama di berbagai bidang, khususnya budaya,” pungkas Fadli Zon.
Sumber: AntaraNews