Perkuat Hubungan Diplomatik, Menteri Kebudayaan Usulkan Kerja Sama Kebudayaan Indonesia-Uruguay
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengusulkan berbagai program bilateral untuk memperkuat Kerja Sama Kebudayaan Indonesia-Uruguay, menandai 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengusulkan serangkaian program bilateral di bidang kebudayaan antara Indonesia dan Uruguay. Usulan ini disampaikan seiring dengan perayaan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin erat. Langkah ini diharapkan mampu mempererat ikatan dan saling pengertian antarbudaya.
Dalam keterangan pers di Jakarta pada Sabtu (28/2), Menbud Fadli Zon menyambut baik potensi kerja sama ini. Ia menekankan pentingnya nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan untuk berbagai kooperasi penting ke depan. Kedua negara dinilai kaya akan warisan budaya yang dapat saling diperkenalkan.
Fadli Zon menyatakan bahwa ini adalah momentum yang tepat untuk menguatkan hubungan bilateral melalui jalur kebudayaan. Diplomasi budaya dianggap sebagai salah satu pilar utama dalam membangun jembatan antarnegara. Usulan ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem budaya yang berkelanjutan.
Program Spesifik Penguatan Budaya
Menbud Fadli Zon menguraikan sejumlah program yang dapat mengangkat kekayaan budaya masing-masing negara. Program-program tersebut mencakup ekshibisi seni yang inovatif dan penguatan peran museum sebagai penjaga sejarah. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkenalkan keunikan budaya Indonesia dan Uruguay kepada khalayak yang lebih luas.
Selain itu, program pertukaran seniman antara Indonesia dan Uruguay juga menjadi fokus utama dalam usulan ini. Pertukaran ini memungkinkan seniman dari kedua negara untuk saling belajar dan berkolaborasi. Tujuannya adalah untuk memperkaya ekspresi artistik dan mempromosikan dialog budaya.
Fadli Zon menegaskan bahwa budaya merupakan unsur krusial dalam membangun diplomasi yang kokoh antarnegara. Ia sangat mendukung para pegiat budaya untuk berpartisipasi dalam residensi internasional. Program residensi ini menjadi wadah efektif untuk menampilkan ekspresi budaya yang beragam.
Dukungan UNESCO dan Pameran TIERRA VIVA
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga menyampaikan permohonan dukungan kepada Uruguay. Dukungan ini terkait pencalonan Indonesia sebagai Anggota Komite Antar Pemerintah UNESCO. Pencalonan ini untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda (ICH) periode mendatang.
Pemilihan anggota komite UNESCO tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Juni 2026. Dukungan dari Uruguay akan sangat berarti bagi upaya Indonesia dalam melestarikan warisan budaya takbenda global. Ini menunjukkan komitmen Indonesia di kancah internasional.
Lebih lanjut, Fadli Zon mendorong diskusi intensif mengenai TIERRA VIVA. TIERRA VIVA adalah ekshibisi budaya yang direncanakan akan memamerkan karya-karya seniman dari Amerika Latin. Pameran ini rencananya akan diselenggarakan di Galeri Nasional Indonesia.
Komitmen Diplomasi Budaya Berkelanjutan
Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzalez, menyambut baik usulan ini dan menyatakan harapannya. Ia berharap dapat terus menjalin diplomasi budaya yang kuat dengan Indonesia. Dialog strategis ini dianggap penting untuk memperkuat hubungan bilateral.
Menurut Duta Besar Gonzalez, pemajuan kebudayaan di kedua negara akan menjadi penguat signifikan. “Dialog strategis antara Uruguai dan Indonesia ini menjadi penting sebagai penguat hubungan bilateral melalui pemajuan kebudayaan pada dua negara,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya sangat senang dapat terus bersinergi di berbagai sektor.
Sinergi ini termasuk membangun kontak antar masyarakat (people to people contact) antara Uruguay dan Indonesia. Menbud Fadli Zon berharap diplomasi budaya yang terjalin dapat segera ditindaklanjuti menjadi aksi konkret. Tujuannya adalah membangun ekosistem budaya yang saling menguntungkan.
“Indonesia dan Uruguai dapat menjadikan budaya sebagai fondasi penguatan hubungan bilateral yang berkelanjutan,” tutup Menbud Fadli. Ia menekankan pentingnya segera mewujudkan kerja sama di berbagai bidang, terutama di sektor kebudayaan.
Sumber: AntaraNews