Plt Bupati Ajak Umat Muslim Buang Sifat Egois di Momen Idul Adha Rejang Lebong
Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja menyerukan umat Muslim untuk meninggalkan sifat egois dan kikir pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, menekankan pentingnya kepedulian sosial dan persatuan di Rejang Lebong.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, mengajak seluruh umat Muslim di wilayahnya untuk menanggalkan sifat egois dan kikir. Ajakan ini disampaikan dalam momen perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Pesan tersebut dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, Iwan Sumantri, di Masjid Agung Baitul Makmur.
Pesan Bupati Hendri Praja menekankan bahwa hewan kurban adalah simbol mendekatkan diri kepada Allah SWT serta wujud kepedulian sosial. Hal ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesinambungan pembangunan daerah.
Selain seruan moral, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga menyampaikan apresiasi. Ini terkait prestasi kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Rejang Lebong yang meraih Juara Umum IV di MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu ke-37. Kabupaten Rejang Lebong kini bersiap menjadi tuan rumah MTQ ke-38 yang akan digelar pada tahun 2028 mendatang.
Pesan Idul Adha dari Pemkab Rejang Lebong
Pelaksana tugas Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, secara tegas mengajak umat Muslim untuk menjadikan Idul Adha tahun ini sebagai momentum introspeksi diri. Ia menyerukan agar masyarakat membuang jauh sifat egois dan kikir yang mungkin ada dalam diri masing-masing. Menurutnya, penyembelihan hewan kurban bukan sekadar ritual, melainkan simbol mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan membantu sesama.
Lebih lanjut, Hendri Praja menekankan bahwa ibadah kurban juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Melalui pembagian daging kurban, tali silaturahmi antarwarga dapat semakin erat terjalin. Ia mengajak seluruh masyarakat Rejang Lebong untuk terus memupuk rasa kepedulian terhadap sesama, terutama bagi tetangga dan saudara yang membutuhkan uluran tangan.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Iwan Sumantri, Plt Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan. Ia berharap momen Idul Adha ini dapat memperkuat kebersamaan. Hal ini krusial demi kesinambungan pembangunan di Kabupaten Rejang Lebong ke depan.
Rejang Lebong Berprestasi dan Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tidak hanya fokus pada aspek keagamaan dan sosial, tetapi juga mengapresiasi prestasi warganya. Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Rejang Lebong berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Mereka meraih peringkat Juara Umum IV pada ajang MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu ke-37 tahun 2026.
Pencapaian ini diraih dalam kompetisi yang diselenggarakan di Kabupaten Seluma beberapa waktu lalu. Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi Rejang Lebong. Apalagi, Kabupaten Rejang Lebong telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Bengkulu ke-38.
Ajang bergengsi tersebut rencananya akan digelar pada tahun 2028 mendatang. Plt Bupati Hendri Praja mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempersiapkan diri sejak dini. Tujuannya adalah agar Rejang Lebong dapat menjadi tuan rumah yang baik dan sukses dalam penyelenggaraan acara tersebut.
Makna Pengorbanan dan Semangat Berbagi di Idul Adha
Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Makmur Rejang Lebong tampak diikuti oleh seribuan jemaah. Ustad Harnedi Makruf bertindak sebagai Imam, sementara Khatib diisi oleh Rahman Umar. Rahman Umar juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rejang Lebong.
Dalam khutbahnya, Khatib Rahman Umar mengajak umat Muslim untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS. Kisah tersebut menceritakan keikhlasan Nabi Ibrahim yang dengan penuh kesiapan mengorbankan putranya Nabi Ismail atas perintah Allah SWT. Pengorbanan itu kemudian digantikan dengan seekor domba, mengajarkan makna ketaatan dan keikhlasan.
Kemenag Rejang Lebong mencatat total 1.210 ekor hewan kurban disembelih pada Idul Adha 1447 Hijriah kali ini. Jumlah yang signifikan ini menunjukkan kesadaran masyarakat Rejang Lebong dalam berkurban sudah sangat baik. Rahman Umar juga mengimbau warga yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk senantiasa membantu masyarakat yang kekurangan, demi memupuk kepedulian sosial berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews