Bupati Rejang Lebong Ajak Umat Muslim Hilangkan Sifat Iri Dengki di Momen Idul Fitri

Pelaksana Tugas Bupati Rejang Lebong Hendri Praja mengajak umat Muslim di wilayahnya untuk menghapus sifat iri dan dengki, menjadikan Idul Fitri sebagai momentum kembali suci.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Rejang Lebong Ajak Umat Muslim Hilangkan Sifat Iri Dengki di Momen Idul Fitri
Pelaksana Tugas Bupati Rejang Lebong Hendri Praja mengajak umat Muslim di wilayahnya untuk menghapus sifat iri dan dengki, menjadikan Idul Fitri sebagai momentum kembali suci. (AntaraNews)

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, menyerukan kepada seluruh umat Muslim di wilayahnya untuk menghilangkan sifat iri dan dengki dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan ini disampaikan dalam momen sakral pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Hendri Praja menekankan pentingnya saling memaafkan agar kembali suci setelah sebulan penuh berpuasa.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Agung Baitul Makmur Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Sabtu, 21 Maret 2026. Momen Idul Fitri ini dijadikan ajang refleksi diri dan peningkatan keimanan bagi seluruh jamaah. Plt. Bupati berharap hikmah Ramadhan dapat terus terinternalisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Hendri Praja, ibadah puasa yang telah dijalankan selama bulan Ramadhan hendaknya menjadi pendorong peningkatan keimanan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Rejang Lebong. Apresiasi diberikan atas peran serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan.

Hikmah Idul Fitri dan Pentingnya Kerukunan

Plt. Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, menegaskan bahwa Idul Fitri adalah momentum tepat untuk membersihkan hati dari segala bentuk kebencian. "Saya mengajak umat Muslim di Kabupaten Rejang Lebong bahwa hikmah Idul Fitri ialah saling memaafkan dan hilangkan sifat iri serta dengki sesama manusia, agar kita kembali menjadi fitrah atau suci," ujarnya saat memberikan sambutan. Ajakan ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan penuh kedamaian.

Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan, umat Muslim diharapkan dapat mencapai tingkat keimanan yang lebih tinggi. Ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran dan pengendalian diri. Peningkatan keimanan ini menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan pasca-Ramadhan.

Hendri Praja juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Rejang Lebong. Apresiasi diberikan karena telah turut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kerukunan yang terjaga dengan baik memungkinkan ibadah puasa berjalan kondusif tanpa hambatan berarti.

Ujian Kehidupan dan Visi Kabupaten Rejang Lebong

Dalam khutbah Idul Fitri, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, KH M Sodikun, menyampaikan keprihatinannya terhadap kasus hukum yang menimpa bupati non-aktif daerah tersebut. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia pasti akan diuji oleh Allah SWT. "Setiap manusia diberikan ujian oleh Allah SWT, hal ini untuk mendengar keluhan-keluhan mereka," kata KH M Sodikun. KH M Sodikun sendiri menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat.

Ujian yang diberikan Tuhan menuntut setiap umat untuk menunjukkan mental yang kuat dan sikap yang lebih baik. Hal ini merupakan kesempatan untuk introspeksi dan memperbaiki diri. Dengan demikian, setiap individu dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh dan bijaksana.

KH M Sodikun juga menyoroti visi dan misi Kabupaten Rejang Lebong, yaitu "bahagia dan istimewa". Menurutnya, visi ini merupakan hal yang sangat positif dan harus diwujudkan. Tujuannya adalah untuk mencapai peradaban yang bahagia dan istimewa, baik di dunia maupun di akhirat.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang Kondusif

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Makmur Rejang Lebong berlangsung lancar dan khidmat. Acara ini dihadiri oleh Plt. Bupati Rejang Lebong Hendri Praja dan Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga turut hadir dalam shalat berjamaah tersebut.

Ribuan umat Muslim dari berbagai kecamatan di Rejang Lebong memadati Masjid Agung Baitul Makmur. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut hari kemenangan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa selama pelaksanaan shalat.

Dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri ini, imam utama Masjid Agung Baitul Makmur, Samiri, bertindak sebagai imam. Sementara itu, KH M Sodikun, yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, menyampaikan khutbah Idul Fitri yang penuh makna.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi