Plt Bupati Ajak Warga Wujudkan Rejang Lebong Religius, Perkuat Mental Spiritual Daerah
Pelaksana Tugas Bupati Hendri Praja mengajak seluruh elemen masyarakat Rejang Lebong untuk bersama-sama mewujudkan kabupaten yang religius, berbudaya, dan bersatu, dengan fokus pada pembangunan mental spiritual.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, secara tegas mengajak seluruh lapisan masyarakat di daerah tersebut untuk berkomitmen bersama dalam mewujudkan Rejang Lebong sebagai kabupaten yang religius. Ajakan ini disampaikan dalam acara Tabligh Akbar yang diselenggarakan di Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Sabtu (23/5/2026).
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan aspek non-fisik, yaitu mental spiritual masyarakat. Kegiatan keagamaan seperti tausiah ini digelar bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) daerah setempat.
Tabligh Akbar ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-146 Kota Curup, mengusung tema "Bersama Kita Lestarikan Budaya, Guna Mewujudkan Rejang Lebong Bahagia dan Istimewa". Acara ini dihadiri oleh sekitar 1.000 umat, sebagian besar dari kalangan ibu pengajian, yang antusias mengikuti tausiah dari Ustadz Derry Sulaiman.
Komitmen Bersama untuk Rejang Lebong Religius
Plt Bupati Hendri Praja menekankan pentingnya komitmen kolektif dari seluruh warga Rejang Lebong untuk membangun daerah yang tidak hanya religius, tetapi juga berbudaya dan memiliki masyarakat yang bersatu. Visi ini menjadi landasan bagi pembangunan holistik di kabupaten tersebut.
Pemerintah daerah menyadari bahwa kemajuan suatu wilayah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, melainkan juga dari kualitas moral dan spiritual penduduknya. Oleh karena itu, program-program yang mendukung penguatan mental spiritual menjadi prioritas.
Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah penyelenggaraan berbagai kegiatan keagamaan secara rutin, yang diharapkan dapat menumbuhkan nilai-nilai luhur di tengah masyarakat. Kerja sama dengan lembaga keuangan syariah seperti BSI menunjukkan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mencapai tujuan ini.
Sinergi Pemkab dan BSI dalam Program Sosial Keagamaan
Sebelum tausiah agama dimulai, sebuah nota kesepahaman (MoU) penting telah ditandatangani antara Pemkab Rejang Lebong dan BSI. MoU ini berfokus pada pengelolaan dana bantuan anak yatim yang berasal dari para pejabat di lingkungan Pemkab setempat.
Regional CEO BSI Regional III Palembang, Ari Yusnairy Muslim, menyatakan dukungan penuh terhadap program sosial dan keagamaan di Kabupaten Rejang Lebong. Dana bantuan anak yatim tersebut nantinya akan disalurkan melalui tabungan BSI, memastikan transparansi dan akuntabilitas.
BSI juga menegaskan kesiapannya untuk mendukung masyarakat melalui berbagai produk keuangan syariah lainnya, seperti tabungan haji dan tabungan emas. Keterlibatan BSI ini menunjukkan peran aktif perbankan syariah dalam mendukung pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.
Prestasi MTQ dan Pesan Moral Ustadz Derry Sulaiman
Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Hendri Praja menyampaikan rasa bangganya atas prestasi kafilah Kabupaten Rejang Lebong yang berhasil meraih peringkat juara umum IV pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-37 Tingkat Provinsi Bengkulu. Kompetisi ini diselenggarakan di Kabupaten Seluma pada pertengahan Mei 2026.
Keberhasilan ini menjadi motivasi tambahan, mengingat Rejang Lebong akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-38 pada tahun 2028. Ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh warga untuk menyukseskan acara tersebut.
Dalam tausiahnya, Ustadz Derry Sulaiman mengajak umat Muslim di Rejang Lebong untuk senantiasa memperbanyak amal kebajikan. Ia juga mengingatkan pentingnya hidup sederhana, menjadi diri sendiri, dan tidak terpengaruh oleh kemewahan duniawi dengan membanding-bandingkan diri dengan orang lain, menekankan bahwa Allah SWT itu Maha Adil.
Sumber: AntaraNews