Sebanyak tujuh calon haji Provinsi Bengkulu yang berstatus pengganti telah tiba dengan selamat di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Minggu (10/5). Kedatangan mereka bertujuan untuk menunaikan ibadah umrah wajib setelah melalui perjalanan panjang. Para calon haji ini diberangkatkan untuk mengisi kuota yang sebelumnya kosong akibat berbagai kondisi.
Penanggung jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, mengonfirmasi bahwa ketujuh calon haji Bengkulu tersebut tergabung dalam Kloter PDG 14 (Padang, Sumatera Barat). Mereka langsung melaksanakan rangkaian ibadah umrah wajib setibanya di Makkah. Keberangkatan ini menjadi momen penting bagi mereka untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Pengisian kuota ini dilakukan karena adanya jemaah calon haji yang meninggal dunia, sakit, atau menunda keberangkatan mereka pada musim haji tahun ini. Tujuh orang ini merupakan pengganti yang diambil dari urutan berikutnya sesuai daftar tunggu. Proses ini memastikan kuota haji Provinsi Bengkulu tetap terpenuhi secara optimal.
Advertisement
Advertisement
Detail Keberangkatan dan Asal Jemaah Pengganti
Ketujuh calon haji pengganti dari Provinsi Bengkulu ini berasal dari dua kabupaten berbeda. Empat orang di antaranya merupakan warga Kabupaten Rejang Lebong, sementara tiga orang lainnya berasal dari Kabupaten Kepahiang. Mereka semua telah melalui proses persiapan yang ketat sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Kurniawan Arianto Abdul Gani menjelaskan bahwa para jemaah pengganti ini telah siap secara fisik dan mental untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Mereka diberangkatkan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan setiap kuota haji yang tersedia dapat dimanfaatkan. Hal ini juga membantu mengurangi antrean panjang calon haji di masa mendatang.
Selain tujuh jemaah pengganti, seluruh jemaah calon haji Bengkulu lainnya yang tergabung dalam Kloter PDG 02, PDG 03, PDG 04, dan PDG 05 juga telah berada di Makkah. Mereka semua telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah wajib sebagai bagian dari persiapan haji. Kehadiran seluruh jemaah di Makkah menandai fase penting dalam perjalanan ibadah mereka.
Advertisement
Advertisement
Kondisi Kesehatan dan Pelayanan Medis Jemaah Haji Bengkulu
Laporan penyelenggaraan kesehatan haji Provinsi Bengkulu menunjukkan total 1.344 jemaah haji Bengkulu telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Seluruh jemaah saat ini berada di Makkah dan tidak ada lagi yang masih berada di Madinah. Mereka menempati Komplek Al Hidayah Tower Hotel Makkah sebagai lokasi pemondokan yang nyaman dan strategis.
Pelayanan kesehatan terus diberikan secara intensif kepada para jemaah haji Bengkulu di Tanah Suci. Hingga Sabtu (9/5), tercatat 92 kunjungan pelayanan kesehatan, sehingga total akumulasi mencapai 1.276 kunjungan. Ini menunjukkan komitmen dalam menjaga kesehatan jemaah selama beribadah. Visitasi terhadap jemaah prioritas risiko tinggi (pristi) juga dilakukan terhadap 197 orang untuk memastikan kondisi mereka tetap stabil.
Diagnosis penyakit terbanyak yang dialami oleh jemaah meliputi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, febris, diabetes melitus, myalgia, arthalgia, dan dermatitis. Tim medis terus memantau dan memberikan penanganan yang diperlukan untuk setiap kasus. Langkah-langkah preventif juga diterapkan untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit di antara jemaah.
Advertisement
Meskipun demikian, masih terdapat dua calon haji yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi. Mereka adalah Nurmala Dewi dari Kota Bengkulu dan Mustopa Kamal. Pihak berwenang terus memantau kondisi kesehatan keduanya dan memastikan mereka mendapatkan perawatan terbaik. Semoga keduanya dapat segera pulih dan melanjutkan ibadah haji.
Sumber: AntaraNews