Kronologi Emak-Emak di Lampung Lawan Pencuri Berpistol, Kepala Terluka Demi Pertahankan Motor
Seorang pedagang kue bernama Mutiah terluka di kepala saat mempertahankan sepeda motor yang direbut pencuri berpistol
Seorang pedagang kue bernama Mutiah terluka di kepala saat mempertahankan sepeda motor yang direbut pencuri berpistol, Minggu (13/7). Korban tinggal di Jalan Padat Karya, Gang Bhineka, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung. Peristiwa itu terjadi saat korban menggiling kopi di sebuah tempat penggilingan.
Peristiwa itu terjadi di pada pukul 08.06 WIB. Akibatnya korban mengalami luka berat pada bagian belakang kepala korban.
Berdasarkan rekaman CCTV pada pukul 08.06WIB, para pelaku datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di dekat sepeda kotor korban.
Korban yang mengetahui motornya diambil, lalu datang dan berusaha mempertahankan sepeda motor hingga terbawa beberapa meter.
Akibatnya, korban terjatuh ke aspal dan mengakibatkan benturan pada bagian kepala. Terlihat pelaku sempat menodong senjata api, dan lepaskan tembakan.
"Korban sempat terjatuh ke aspal yang mengakibatkan kepalanya terluka. Namun saat ini korban tengah tak sadarkan diri di Rumah Sakit akibat lupa pada bagian kepala," kata Kapolsek Tanjung Senang Iptu Chaidir Jamin.
Chaidir Jamin menyebutkan pelaku berjumlah empat orang. "Pelaku berjumlah 4 orang dengan menggunakan dua sepeda motor, mengetahui ada kendaraan yang terparkir, mereka berhenti dan mengambil sepeda motor," katanya.
Saat mengetahui motor diambil, korban melawan dengan mempertahankan hingga terjadi aksi aksi tarik menarik. Korban pun didorong oleh pelaku hingga terjatuh.
"Korban pun melakukan perlawanan untuk mengambil motornya, sehingga terjadi aksi dorong mendorong, korban terjatuh dan mengalami kepala, korban masih ditangani di rumah sakit," ungkap Chaidir.
Chaidir menyebutkan Setelah mengetahui peristiwa itu, ia bersama anggota dan tim Inafis Polresta Bandar Lampung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.
"Kami telah mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV. Diduga pelaku ada 4 orang, kami lakukan penyelidikan saat ini," tandasnya.
Aripin (80), pemilik gilingan kopi mengatakan saat itu dia tengah menggiling kopi milik korban, datang sekelompok pelaku langsung mengambil motor korban.
"Tadi saya lagi giling kopi punya ibu itu, dia lagi duduk nunggu dan motornya diparkir. Tiba-tiba mereka (para pelaku) datang dan langsung ambil motor dan kabur," kata Aripin.
Korban yang menyadari motornya diambil, berusaha mempertahankan hingga terjatuh dan mengalami luka pada kepala korban.
"Korban jatuh, kepalanya luka. Ada tukang ojek yang sempat mau bantu si ibu, tapi malah pelaku mengeluarkan senjata api dan menembakkan sekali ke udara," jelas Aripin.