Kronologi dan Detik-Detik Kerusuhan di Lapas Narkotika Muara Beliti Hingga Terjadi Pembakaran
Banyak kaca ruangan juga pecah akibat dilempari batu oleh warga binaan.
Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Muara Beliti Musi Rawas, Sumatera Selatan, mencekam akibat kerusuhan yang dilakukan narapidana, Kamis (8/5). Pemicunya karena warga binaan menolak dirazia.
Petugas lapas melakukan razia dimulai menyisiri Blok Bangau, Rabu (7/5) malam. Dalam razia ditemukan 54 unit ponsel dari 10 sel.
Menduga masih banyak barang terlarang yang masuk secara ilegal, petugas kembali merazia sel yang belum dirazia, Kamis (8/5) pagi. Kalapas secara langsung memimpin razia tersebut.
Saat menggeledah di kamar 8 Blok Angsa, terdengar keributan di Blok Bangau. Petugas berusaha menenangkan namun napi semakin emosi.
"Karena situasinya tidak memungkinkan lagi, razia kami hentikan dan kami mundur," ungkap Kalapas Narkotika Muara Beliti Ronald Heru Praptama.
Kondisi makin tak kondusif dan mengarah pada kerusuhan membuat lapas menghubungi Polres Musi Rawas, Kodim 0406 Lubuklinggau, dan Brimob, untuk meminta bantuan. Petugas gabungan berhasil memukul mundur napi dan kembali ke sel pukul 11.00 WIB.
Dalam kerusuhan itu, para napi membakar perlengkapan tidur dan alat band di lapangan, merusak sejumlah fasilitas seperti ornamen, penghalang blok, dan ruangan karupang. Banyak kaca ruangan juga pecah akibat dilempari batu oleh warga binaan.
“Kami serahkan kasus ini ke polisi. Tapi razia akan tetap dan gencar kami lakukan ke depannya," kata Ronald.