Rusuh di Lapas Muara Beliti Sumsel, Napi Ngamuk Bakar Perlengkapan Tidur karena Tolak Dirazia
Kerusuhan terjadi di dalam blok hunian, Kamis (8/5) pagi.
Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pemicunya karena narapidana menolak dilakukan razia rutin.
Kerusuhan terjadi di dalam blok hunian, Kamis (8/5) pagi. Warga binaan mengumpulkan semua perlengkapan tidur di lapangan lalu membakarnya.
Para napi juga melempar batu ke arah blok petugas yang membuat beberapa kaca pecah dan fasilitas lain rusak. Beruntung amukan warga binaan tidak sampai menyebabkan petugas lapas cidera.
"Kerusuhan masih di dalam blok hunian, mereka kumpulkan alat-alat untuk tidur di lapangan dan membakarnya," ungkap Kasatreskrim Polres Musi Rawas Iptu Ryan Tiantoro Putra.
Napi Diduga Kabur
Dikabarkan sejumlah napi berhasil kabur saat kerusuhan terjadi. Namun hal ini dibantah pihak lapas dan kepolisian.
Ryan menyebut pengamanan di dalam lapas cukup tebal dengan pagar tinggi antar blok, terutama di bagian blok tahanan. Untuk kabur sampai keluar lapas, paling tidak butuh waktu selama dua jam.
"Tidak ada napi yang kabur karena kami langsung mengamankan, kebetulan lapas itu persis depan polres. Kami amankan situasi, operasikan drone untuk memantau sekitar lapas," kata Ryan.
Setelah melakukan olah TKP, pihak kepolisian segera mengidentifikasi barang-barang yang rusak akibat kerusuhan. Polisi juga akan memproses kasus ini, baik terkait pengrusakan maupun tindak pidana lain saat kerusuhan terjadi.
"Pihak lapas minta waktu untuk melapor, tapi kita perlu segera lakukan penyelidikan," kata Ryan.