Kondisi Korban Meninggal Dunia Kebakaran Sumur Minyak di Blora
Kepolisian saat ini masih mendalami penyebab kebakaran tersebut.
Korban meninggal dunia akibat kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, bertambah menjadi tiga orang. Tiga orang itu meninggal dunia rata-rata alami luka bakar.
"Total ada tiga orang yang tewas 90 persen luka bakar. Dua orang lainnya dirujuk ke rumah sakit Yogyakarta," kata Kepala Pelaksana BPBD Blora, Mulyowati, Senin (18/8).
Tiga korban itu di antaranya Tanek (60) meninggal di lokasi kejadian dan Sureni (52) sempat dirawat namun tidak tertolong dan Wasini juga sempat dirawat tapi tidak tertolong karena 90 persen luka bakar meninggal pada Senin (18/8) pagi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Agung Tri mengatakan, ada hewan ternak diungsikan.
"Sapi 6 ekor, kambing 3 ekor. Rumah rusak berat 1, dan rusak sedang 3," kata Agung.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora mengungkap ada puluhan warga sekitar lokasi kejadian juga diungsikan.
"Warga terdampak juga sementara diungsikan, ada 50 Kepala Keluarga mengungsi ke rumah saudara," ujar Agung.
Menurut Agung, saat ini petugas gabungan masih berupaya memadamkan api.
"Tim gabungan masih berada dilokasi dan masih melaksanakan proses pemadaman dan pemantauan," kata dia.
Penyelidikan Polisi
Sementara itu, Kasi Humas Polres Blora, AKP Gembong Widodo mengatakan, kepolisian saat ini masih mendalami penyebab kebakaran tersebut.
"Masih penyelidikan mas," kata Gembong.
Berdasarkan video beredar, lokasi kebakaran juga tampak tidak jauh dari pemukiman warga. Meski demikian, kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih jauh.
"Ini masih pendalaman informasi ya," ujar Gembong.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, garis kepolisian dipasang untuk penyelidikan.
"Sementara kita amankan TKP, kita pasang police line dan kita imbau masyarakat untuk tidak mendekat," pungkasnya.