Sumur Minyak Terbakar di Blora Belum Padam, 760 Warga Mengungsi
Warga yang mengungsi di antaranya ada di rumah kerabat, balai desa Gandu, dan sisanya di lapangan voli.
760 Warga Dusun Gendono, Desa Gandu Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora mengungsi lantaran api meledak dari sumur minyak ilegal tak kunjung padam. Dari jumlah pengungsi, warga yang mengungsi di antaranya ada di rumah kerabat, balai desa Gandu, dan sisanya di lapangan voli.
"Total yang mengungsi setara 303 kepala keluarga itu mengungsi di sejumlah titik balai desa dan lapangan. Sebagian masih didata," kata Kabid Kedaruratan BPBD Jateng, Muhamad Chomsul, Selasa (19/8).
Kerugian dari Kebakaran Sumur Minyak
Pihak BPBD Jateng telah melakukan assesment terhadap kerugian yang muncul di lokasi kejadian. Sedangkan untuk penanganan pengungsi BPBD Jateng berkoordinasi dengan Pertamina, Damkar, TNI Polri dan pemdes setempat.
"Pendirian dua tenda pengungsi di Balai Desa dan lapangan voli. Pendirian dapur umum oleh Dinsos Blora, dan pendistribusian logistik berupa kasur, selimut, kidsware, Familykit, terpal tenda gulung," ujar dia.
Adapun pembuatan tanggul untuk persiapan pemadaman menggunakan tiga ekskavator milik DPUPR Blora. Untuk dapur umum diperuntukkan bagi 900 porsi melayani 300 Kepala Keluarga terdampak.