Banjir dan Longsor di Kabupaten Jepara, Sungai Jebol dan Puluhan warga Mengungsi

BPBD telah mengupayakan bantuan bronjong dan sandbag untuk penguatan sungai yang jebol di Jepara.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Banjir dan Longsor di Kabupaten Jepara, Sungai Jebol dan Puluhan warga Mengungsi
Banjir dan Longsor di Kabupaten Jepara, Sungai Jebol dan Puluhan warga Mengungsi (Merdeka.com)

Puluhan warga mengungsi karena terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. BPBD Jawa Tengah telah koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk membantu penguatan sungai yang jebol di Jepara.

"Untuk Jepara ada pengungsian 14 KK atau kurang lebih sekitar 60 jiwa," kata Kepala BPBD Jateng, Bergas C Penanggungan, Senin (12/1).

Dia telah mengupayakan bantuan bronjong dan sandbag untuk penguatan sungai yang jebol di Jepara. "Dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) sudah ada 100 bronjong yang disiapkan," ungkapnya.

Sandbag juga telah disalurkan untuk menangani tanggul-tanggul yang jebol, khususnya di daerah aliran sungai yang menyebabkan banjir.

"Sandbag kita mintakan ke Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang. Kemudian logistik, dan ada bantuan pangan," jelasnya.

Untuk kebutuhan sandbag diperkirakan masih cukup besar untuk menutup titik-titik jebol yang menyebabkan banjir di Desa Tempur, Jepara. "Kalau kebutuhannya yang saya terima hampir 4.000-5.000 sak," ujarnya.

Selain penguatan sungai dengan bronjong dan sandbag, kata Bergas, fokus utama penanganan darurat di Jepara diprioritaskan pada jalur menuju Desa Tempur dan Desa Damarwulan yang sempat terputus akibat longsor.

"Penanganan yang sifatnya darurat, khususnya desa yang terisolasi. Kita lakukan upaya pembuatan jalan menggunakan alat berat," pungkasnya.

Sebelumnya, akses utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terputus akibat longsor. Warga yang tinggal di Lereng Pegunungan Muria terisolir dan jaringan listrik terputus.

Jalur menuju desa itu terputus total akibat bencana tanah longsor yang menghilangkan sebagian badan jalan pada Sabtu (10/1).

Rekomendasi