BPBD Lumajang: Belasan Rumah di Sumberlangsep Terendam Banjir Lahar Semeru, Ratusan Warga Mengungsi

Banjir lahar Semeru kembali menerjang Dusun Sumberlangsep, Lumajang, merendam 13 rumah dan fasilitas umum. Ratusan warga terpaksa mengungsi, menanti solusi permanen dari pemerintah daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BPBD Lumajang: Belasan Rumah di Sumberlangsep Terendam Banjir Lahar Semeru, Ratusan Warga Mengungsi
Banjir lahar Semeru kembali menerjang Dusun Sumberlangsep, Lumajang, merendam 13 rumah dan fasilitas umum. Ratusan warga terpaksa mengungsi, menanti solusi permanen dari pemerintah daerah. (AntaraNews)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan insiden banjir lahar hujan yang cukup parah. Fenomena alam ini disertai material vulkanik Gunung Semeru yang menerjang permukiman warga di wilayah tersebut.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (6/12) sore, fokusnya di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Akibatnya, sebanyak 13 rumah warga, satu warung, dan satu masjid dilaporkan terendam material lahar.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, mengonfirmasi data awal dampak bencana ini kepada media. Ratusan warga terdampak terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman demi menjaga keselamatan jiwa mereka dari ancaman lahar.

Dampak Kerusakan dan Bantuan Darurat Akibat Banjir Lahar Semeru

Banjir lahar Semeru yang menerjang Dusun Sumberlangsep menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan properti warga. Sebanyak 13 rumah warga, satu warung, dan satu masjid terendam material vulkanik yang terbawa arus deras. Selain itu, tiga unit sepeda motor milik warga juga ikut terpendam di bawah lapisan lumpur tebal, menambah kerugian materiil.

Isnugroho menjelaskan bahwa belasan rumah yang terdampak tersebut merupakan milik warga di RW 06 Dusun Sumberlangsep. Beberapa nama pemilik rumah yang disebutkan antara lain Karmani, Poniman, Arifin, Suhartono, Ajinal Yusuf, Gundut Sugito, Hidayat, KH. Senamin, Budiana, Matsaleh, Dedi, Mayar, dan Jumali.

Menanggapi situasi darurat ini, BPBD Lumajang segera bertindak cepat dengan mendistribusikan bantuan logistik. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir lahar, seperti makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Distribusi bantuan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama bagi warga yang berada di lokasi terisolasi agar kebutuhan mereka terpenuhi.

Ratusan Warga Mengungsi Akibat Ancaman Banjir Lahar Semeru

Warga Dusun Sumberlangsep yang terdampak banjir lahar Semeru segera melakukan evakuasi mandiri dan terkoordinasi ke tempat yang lebih aman. Mereka sempat mengungsi di tiga lokasi berbeda yang berada di perbukitan sekitar dusun. Langkah antisipatif ini diambil karena aliran lahar Semeru terus masuk ke permukiman warga di dusun setempat, menimbulkan kekhawatiran serius.

Data pengungsian yang dihimpun menunjukkan jumlah warga yang cukup besar harus meninggalkan rumah mereka. Di Pos Pengungsian 1, tercatat sebanyak 107 orang, dengan rincian 39 laki-laki, 43 perempuan (satu di antaranya sedang hamil), 21 anak-anak, dan empat bayi.

Pos Pengungsian 2 menampung 173 orang, terdiri dari 85 laki-laki, 77 perempuan (dua di antaranya sedang hamil), serta 11 anak-anak. Sementara itu, Pos Pengungsian 3 mencatat 115 orang pengungsi, dengan 49 laki-laki, 48 perempuan (dua di antaranya sedang hamil), 15 anak-anak, dan tiga bayi.

Total jumlah warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro mencapai 138 Kepala Keluarga atau sekitar 512 jiwa. Warga di dusun setempat sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk mencari solusi permanen. Mereka ingin mencegah agar banjir lahar Semeru tidak lagi menerjang permukiman mereka di masa mendatang.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, sebagian warga juga telah mendirikan tenda darurat di area perbukitan. Tenda-tenda ini berfungsi sebagai tempat berlindung sementara untuk mengantisipasi apabila terjadi banjir lahar Semeru sewaktu-waktu. Dengan demikian, warga bisa segera mengungsi ke tempat aman tersebut tanpa menunggu bantuan datang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi